Erick Thohir Targetkan Akhir Desember Untuk Kesepakatan Kilang Cilacap Dengan Aramco

Foto : istimewa

Pasardana.id - Menteri BUMN, Erick Thohir memberikan waktu hingga Desember mendatang kepada PT Pertamina (Persero) untuk memberikan keputusan terkait kerja sama bisnis dengan Saudi Aramco dalam pengembangan Kilang Cilacap.

Pasalnya, hingga saat ini negosiasi antara dua belah pihak masih buntu. Awalnya batas akhir negosiasi kerja sama tersebut seharusnya berakhir pada akhir Juni kemarin.

Kemudian Pertamina meminta perpanjangan waktu tiga bulan hingga September. Tapi nyatanya, hingga Oktober diberikan lagi perpanjangan dan hingga kini masih tidak kunjung menghasilkan kesepakatan antara keduanya.
 
"Kita usahakan tahun ini kalau bisa sudah ada kesepakatan agreement-nya. Ini sedang kami push," kata Erick ditemui di Kemenko Maritim, Jakarta Pusat, Selasa (29/10/2019).

Erick mengatakan ada pembicaraan khusus antara kedua belah pihak dari negara yang berbeda yakni antar Indonesia dan Arab Saudi. Hingga saat ini memang belum ada strategi lain selain bermitra dengan Aramco.

Namun jika hingga Desember tidak juga menemukan kata sepakat, lanjut Erick, pihaknya bakal menggunakan alternatif lain termasuk mencari mitra baru.

"Sampai Desember kami lihat sepakat atau tidak. Kalau tidak, kami cari alternatif lain, bisa jadi partner lain juga. Tapi kami usahakan disepakati oleh kedua negara," jelas pria yang juga merupakan Mantan Presiden Inter Milan tersebut.

"Tapi kalau kami yang kerjakan duluan, porsinya Pertamina bisa 2025," jelas dia.