ANALIS MARKET (18/1/2019) : IHSG Berpotensi Mengalami Koreksi, Waspadai Aksi Profit Taking

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id -  Riset harian Artha Sekuritas menyebutkan, diperdagangan kemarin (17/1), indeks harga saham gabungan (IHSG) ditutup menguat di level 6,423.78 (+0.16%), penguatan didorong oleh sektor Basic Ind (+0.76%) dan sektor Finance (+0.49%).

Penguatan didorong oleh penguatan bursa global dan keputusan Bank Indonesia yang menahan suku bunga 7-day repo rate di level 6.00%.

Sementara Bursa Amerika Serikat ditutup menguat, semalam (17/1). Dow Jones ditutup 24,370.10 (+0.67%), NASDAQ ditutup 7,084.46 (+0.71%), S&P 500 ditutup 2,635.96 (+0.76%).

Pasar US ditutup menguat setelah adanya berita bahwa US akan menurunkan tarif pada import dari China dalam masa negosiasinya. Namun hal ini direspon oleh Treasury Department bahwa belum ada rekomendasi apa pun yang diberikan terkait dengan tarif atau hal lainya dari negosiasi terhadap China, semuanya masih dalam proses.

Secara global, pasar saham sedang dalam animo positif menjelang laporan keuangan tahunan yang diantisipasi masih mengalami pertumbuhan yang cukup substansial.

“Menyikapi beberapa kondisi tersebut diatas, IHSG diprediksi melemah hari ini, Jumat (18/1) dengan Resistance di level 6,450 - 6,477 dan Support di level 6,383 - 6,403,” sebut analis Artha Sekuritas dalam riset yang dirilis Jumat (18/1/2019).

Riset juga menyebutkan, secara teknikal, candlestick IHSG membentuk membentuk pola doji di area resistance upper Bollinger band, sehingga berpotensi mengalami koreksi atau profit taking dalam jangka pendek.

“Pergerakan masih akan dipengaruhi faktor global,” sebut analis Artha Sekuritas.