ANALIS MARKET (28/2/2019) : IHSG Diprediksi Melemah, Investor Masih Menantikan Rilis Laporan Keuangan Emiten

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian Artha Sekuritas menyebutkan, indeks harga saham gabungan (IHSG) ditutup melemah, kemarin (27/2) di level 6,525.68 (-0.23%) yang didorong oleh sektor Agri (- 1.34%) dan sektor Trade (-0.59%).

Pelemahan juga diakibatkan faktor global setelah The Fed memberikan sinyal tidak akan agresif menaikkan suku bunga dikarenakan beberapa data ekonomi US menunjukkan adanya pelemahan.

Sementara Bursa Amerika Serikat ditutup bercampur semalam (27/2). Dow Jones ditutup 25,985.16 (-0.28%), NASDAQ ditutup 7,554.51 (+0.07%), S&P 500 ditutup 2,792.38 (-0.05%).

Saham-saham menyentuh posisi terendahnya pada sesi perdagangan Rabu setelah Perwakilan Dagang AS, Robert Lighthizer memberi indikasi bahwa kesepakatan dagang dengan China masih belum pasti.

Ia mengatakan, kesepakatan apa pun yang nantinya dibuat haruslah lebih dari sekadar janji pembelian produk oleh China. Perjanjian itu harus bersifat spesifik dan mencakup hal-hal terkait penegakan hukum.

“Menyikapi beberapa kondisi tersebut diatas, IHSG diprediksi melemah dengan Resistance 6,543 - 6,561 dan Support 6,481- 6,503. Secara teknikal, indikator stochastic saat ini berada di sekitar area overbought sehingga rentang penguatan menjadi terbatas dan terlihat ada potensi pelemahan dalam jangka pendek. Sementara itu, Investor menantikan data GDP Amerika Serikat yang akan segera dirilis. Dari dalam negeri, investor masih menantikan rilis laporan keuangan emiten untuk tahun 2018,” ungkap analis Artha Sekuritas dalam riset yang dirilis Kamis (28/2/2019).