BJBR Tawarkan Obligasi Rp1,752 Triliun Berbunga Hingga 9,5%

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (BJBR) akan mencatatkan obligasi senilai Rp1,752 triliun di Bursa Efek Indonesia pada tanggal 1 Oktober 2018. 

Rencannya, surat utang bertajuk Obligasi Berkelanjutan I Bank BJB tahap II tahun 2018 ditawarkan dalam dua seri.

Menurut Direktur Utama PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), Friderica Widyasari Dewi bahwa rencana pencatatan efek tersebut didasari surat BJBR tanggal 25 September 2018.

“BJBR akan menerbitkan dan menawarkan Obligasi berkelanjutan I Bank BJB tahap II tahun 2018 dengan jumlah pokok Rp1,752 triliun,” tulis Widyasari dalam keterangan resmi KSEI, Selasa (25/9/2018).

Rencananya, Obligasi seri A ditawarkan senilai Rp835,5 miliar dengan bunga tetap sebesar 9% dan akan jatuh tempo pada tanggal 28 September 2021. Sedangkan seri B ditawarkan senilai Rp916,5 miliar dengan bunga tetap 9,5% dan akan jatuh tempo pada tanggal 28 September 2023.

Bagi investor, kedua seri surat utang ini akan menerima pembayaran bunga secara berkala dalam tiga bulan.

Lebih rinci diungkapkan, surat utang ini akan masuk masa penawaran umum pada tanggal 24-25 September 2018, tanggal penjatahan 26 September 2018 dan pembayaran bunga pertama pada tanggal 28 Desember 2018.

Untuk diketahui, obligasi ini merupakan bagian dari Obligasi Berkelanjutan I Bank BJB dengan target dana sebesar Rp3,5 triliun.

Sebelumnya, emiten bank ini telah menerbitkan Obligasi Berkelanjutan I Bank BJB tahap I tahun 2017 senilai Rp1,5 triliun pada tanggal 6 Desember 2018. Sehingga BJBR masih memiliki Rp250 miliar emisi obligasi yang dapat diterbitkan kemudian hari.