Tambah Perusahaan IPO, BEI Pun Incar Nasabah KUR

Foto : Direktur Utama BEI - Inarno Djayadi (Istimewa)

Pasardana.id -  PT Bursa Efek Indonesia (BEI) memperluas jangkauan pencarian calon-calon emiten hingga ke nasabah KUR (Kredit Usaha Rakyat). Sebelumnya, BEI mengincar nasabah-nasabah kredit perbankan dengan nilai kredit di atas Rp 1 triliun.

Direktur Utama BEI, Inarno Djayadi mengatakan, pihaknya tidak hanya mengejar nasabah perbankan dengan nilai kredit di atas Rp 1 triliun. Tapi juga nasabah-nasabah perusahaan golongan KUR yang memenuhi ketentuan OJK (Otoritas Jasa Keuangan) untuk melakukan penawaran umum perdana saham.

“Ini sejalan dengan rencana kami untuk membentuk papan akselerasi dan kalau belum layak akan masuk incubator terlebih dahulu,” kata dia di Jakarta, Jumat (10/8/2018).

Ia menambahkan, untuk memitigasi risiko, pihaknya akan melakukan kerjasama dengan bank penyalur KUR untuk melihat kelayakan perusahaan yang dmaksud.

“Kita lihat rekam jejak perusahaannya,” ucap dia.

Disamping nasabah KUR, lanjut dia, BEI juga akan mengincar perusahaan-perusahaan tambang untuk IPO. Hal itu sejalan dengan tren naiknya harga komoditas saat ini.

“Harga komoditas naik, kebutuhan dana ekspansi juga naik,” kata dia.

Selain itu, pihaknya juga akan mendorong perusahaaan-perusahaan terafiliasi dengan perusahaan yang telah mencatatkan saham di bursa untuk IPO.

“Misalnya anak usaha emiten,” kata dia.

Untuk diketahui, sepanjang tahun ini telah 31 perusahaan menjadi emiten baru dengan nilai emisi Rp12.5 triliun dan 17 perusahaan tengah menunggu ijin efektif penerbitan efek bersifat ekuitas dari OJK.

“Jadi, tahun ini akan ada rekor jumlah emiten baru,” kata dia.