Wall Street dan Bursa Eropa Alami Pelemahan

foto: istimewa

Pasardana.id - Wall Street melemah pada Selasa (29/5/2018), setelah berlangsungnya libur Memorial Day di Amerika Serikat. Para investor terpengaruh data ekonomi terbaru dan situasi politik di Italia yang belum juga membaik.

Seperti dilaporkan Xinhua, indeks Dow Jones Industrial Average di Bursa Efek New York, AS, anjlok 391,64 poin, atau sekitar 1,58 persen, menjadi 24.361,45. Indeks S&P 500 merosot 31,47 poin, atau sekitar 1,16 persen, menjadi 2.689,86. Indeks komposit Nasdaq turun 37,26 poin, atau sekitar 0,50 persen, menjadi 7.396,59.

Menurut laporan yang dirilis S&P Dow Jones Indices pada Selasa, harga rumah di Amerika Serikat meningkat pada Maret, dengan berlangsungnya akselerasi pertumbuhan di kota-kota besar Negeri Paman Sam. Peningkatan mencapai 6,5 persen bila dibandingkan bulan yang sama tahun lalu, naik 0,1 persen dari bulan sebelumnya.

Harga emas berjangka di COMEX New York Mercantile Exchange turun seiring menguatnya dolar AS. Harga emas untuk pengiriman Juni 2018 turun US$4,7, atau sekitar 0,36 persen, menjadi US$1.299 per ons. Indeks dolar AS naik 0,6 persen menjadi 94,708.

Bursa saham Eropa terpukul kekhawatiran yang mencuat seiring akan berlangsungnya pemilu ulangan di Italia. Indeks STOXX 600 Eropa anjlok 1,6 persen, dengan sektor perbankan paling parah terpengaruh kondisi di Italia. Indeks perbankan Eropa terjun 4,3 persen, penurunan tercuram sejak voting Brexit berlangsung Juni 2016 lalu.

Indeks FTSE 100 di Bursa Efek London, Inggris, merosot 97,64 poin, atau sekitar 1,26 persen, menjadi 7.632,64. Indeks Dax 30 di Bursa Efek Frankfurt, Jerman, melemah 196,95 poin, atau sekitar 1,53 persen, menjadi 12.666,51.

Indeks Ibex 35 di Bolsa de Madrid, Spanyol, anjlok 243,10 poin, atau sekitar 2,49 persen, menjadi 9.521,30. Indeks Cac 40 di EuroNext Paris, Perancis, turun 70,87 poin, atau sekitar 1,29 persen, menjadi 5.438,06.

Nilai tukar pound sterling melemah 0,7 persen terhadap dolar AS menjadi US$1,3205 per pound, nilai tukar terendah sejak pertengahan November lalu. Sedangkan terhadap euro, nilai tukar pound menguat 0,30 persen menjadi 1,1478 euro per pound.