Yellen Sebut Peningkatan Suku Bunga The Fed Akan Kembali Terjadi

foto: istimewa

Pasardana.id - Pimpinan Federal Reserve Amerika Serikat Janet Yellen pada Rabu (29/11/2017) menyebutkan bahwa adalah suatu hal yang wajar jika bank sentral AS tersebut meneruskan peningkatan bertahap suku bunga dengan ekspektasi perekonomian dan pasar tenaga kerja terus menguat.

"Kami terus memiliki keyakinan bahwa peningkatan bertahap suku bunga federal wajar terjadi untuk mendukung pasar tenaga kerja yang sehat dan menstabilkan tingkat inflasi di sekitar 2 persen sesuai objektif FOMC (Federal Open Market Committee)," ungkap Yellen di hadapan US Congress Joint Economic Committee setelah Bursa Efek New York di Wall Street tutup, seperti dikutip Xinhua.

Tingkat pengangguran di AS turun mencapai angka terendah dalam 17 tahun terakhir, yaitu 4,1 persen. Bila dibandingkan delapan tahun yang lalu, pertambahan jumlah rakyat Amerika Serikat yang bekerja mencapai 17 juta orang.

Terkait rendahnya tingkat inflasi tahun ini, Yellen menekankan bahwa kondisi tersebut hanya bersifat sementara. Tingkat inflasi AS diperkirakan akan segera mencapai 2 persen dalam waktu dekat.

Sebelumnya pada Selasa (29/11/2017), calon pimpinan Federal Reserve AS Jerome Powell menyebutkan bahwa bank sentral AS tersebut akan terus mengetatkan kebijakan moneter dan mengurangi beban aturan terhadap sistem finansial. Kondisi perekonomian AS mendukung terjadinya peningkatan suku bunga The Fed bulan depan.

Pertemuan The Fed yang terakhir tahun ini akan berlangsung 12 dan 13 Desember mendatang.