Wall Street Rebound dari Dampak Pidato Yellen

foto: istimewa

Pasardana.id - Wall Street rebound pada Senin (29/8/2016) dari dampak pidato pimpinan Federal Reserve Amerika Serikat Janet Yellen di hadapan para pejabat bank sentral negara-negara di dunia pada akhir pekan lalu di Jackson Hole, Wyoming, Amerika Serikat.

Seperti dilansir Xinhua, indeks Dow Jones Industrial Average di Bursa Efek New York, AS, meningkat 107,59 poin, atau sekitar 0,58 persen, menjadi 18.502,99. Indeks S&P 500 naik 11,34 poin, atau sekitar 0,52 persen, menjadi 2.180,38. Indeks komposit Nasdaq menanjak 13,41 poin, atau sekitar 0,26 persen, menjadi 5.242,33.

Yellen mengindikasikan peningkatan tingkat suku bunga bank sentral AS berpeluang terjadi tahun ini dalam pidatonya. Reaksi pasar sempat menjadi negatif karena wakil pimpinan The Fed Stanley Fischer menyebutkan bahwa ada kemungkinan peningkatan tingkat suku bunga bank sentral AS, seperti diindikasikan Yellen, dapat berlangsung bulan September mendatang.

Namun kini para investor menjadi teryakinkan bahwa kemungkinan besar peningkatan tingkat suku bunga pada September tak akan menjadi kenyataan. Sekitar 71 persen dari 62 ekonom yang disurvei oleh Wall Street Journal menyebut The Fed akan paling tidak menunggu sampai Desember sebelum menaikkan tingkat suku bunga bank sentral AS.

Menurut instrumen Fedwatch CME Group, probabilitas saat ini kenaikan tingkat suku bunga dari 0,50 menjadi 0,75 adalah 24 persen pada September, 30 persen pada November, dan 55 persen pada Desember.

Selanjutnya para investor menantikan dirilisnya data lapangan pekerjaan pada Jumat (2/9/2016). Fischer menyebut data tersebut akan berpengaruh besar terhadap keputusan The Fed terkait peningkatan tingkat suku bunga.