Wall Street Melemah Usai Libur Thanksgiving

foto: istimewa

Pasardana.id - Wall Street melemah pada Jumat (23/11/2018), dengan Bursa Efek New York di Amerika Serikat hanya beroperasi sampai pukul 1 siang waktu setempat usai berlangsungnya libur Thanksgiving.

Seperti dilaporkan Reuters, indeks Dow Jones Industrial Average turun 178,74 poin, atau sekitar 0,73 persen, menjadi 24.285,95. Indeks S&P 500 merosot 17,37 poin, atau sekitar 0,66 persen, menjadi 2.632,56. Indeks komposit Nasdaq melemah 33,27 poin, atau sekitar 0,48 persen, menjadi 6.938,98.

Ketiga indeks mengalami penurunan lebih dari 3 persen dalam sepekan terakhir. Indeks S&P 500 terkoreksi dengan mengalami penurunan 10,2 persen dari angka rekor yang dicapai 20 September lalu, koreksi kedua yang terjadi tahun ini setelah awal Februari 2018.

Pelemahan yang terjadi dipicu terpuruknya saham sektor energi seiring anjloknya harga minyak dunia. Indeks sektor energi S&P 500 anjlok 3,3 persen, saham Chevron dan Exxon Mobil masing-masing anjlok 3,4 persen dan 2,7 persen. Harga minyak dunia terjun bebas 30 persen sejak awal Oktober.

Pelemahan Wall Street juga dipengaruhi penurunan saham Apple Inc dan Amazon.com, Inc. Saham Apple turun 2,54 persen dan saham Amazon melorot 0,97 persen.

Harga emas berjangka di COMEX New York Mercantile Exchange turun seiring menguatnya nilai tukar dolar AS. Harga emas untuk pengiriman Desember 2018 turun 0,39 persen menjadi US$1.223,10 per ons. Indeks dolar AS naik 0,3 persen menjadi 96,959.

Bursa saham Eropa menguat dengan indeks STOXX 600 Eropa naik 0,4 persen mencapai 353,98 seiring membaiknya kondisi pasar modal Italia.

Indeks FTSE 100 di Bursa Efek London, Inggris, turun 7,46 poin, atau sekitar 0,11 persen, menjadi 6.952,86. Indeks Dax 30 di Bursa Efek Frankfurt, Jerman, naik 54,20 poin, atau sekitar 0,49 persen, menjadi 11.192,69.

Indeks Ibex 35 di Bolsa de Madrid, Spanyol, meningkat 10,50 poin, atau sekitar 0,12 persen, menjadi 8.916,70. Indeks Cac 40 di EuroNext Paris, Perancis, menanjak 8,82 poin, atau sekitar 0,18 persen, menjadi 4.946,95.

Nilai tukar pound sterling melemah 0,5 persen terhadap dolar AS menjadi US$1,2802 per pound. Sedangkan terhadap euro, nilai tukar pound berada di kisaran 1,1299 euro per pound.