Modalku Menangkan Micro Enterprise Fintech Innovation Challenge

foto: doc Modalku

Pasardana.id - Modalku memenangkan Micro Enterprise Fintech Innovation Challenge yang diselenggarakan oleh United Nations Capital Development Fund (UNCDF) dan UN Pulse Lab Jakarta.

Setelah komite UNCDF - UN Pulse Lab Jakarta melakukan evaluasi, mereka menyeleksi proposal-proposal terpilih yang menawarkan solusi teknologi inovatif bagi kebutuhan bisnis usaha mikro.

Modalku mendaftar dengan proposal “Microentrepreneur Agent Network” atau “Jaringan Agen Pengusaha Mikro”. Sebagai perusahaan terpilih, Modalku akan memperoleh pendanaan dari UNCDF untuk memulai proyek sesuai proposal.

Micro Enterprise Fintech Innovation Challenge adalah tantangan UNCDF yang bertujuan untuk meningkatkan penggunaan solusi teknologi digital bagi usaha-usaha mikro di Indonesia.

Sektor mikro membentuk sekitar 90% dari total usaha Indonesia. Akan tetapi, pengusaha mikro seperti pemilik warung atau penjual makanan seringkali tidak memiliki akses ke layanan keuangan yang dapat membantu mereka memenuhi kebutuhan usaha.

VP of Product Modalku Fajar Adiwidodo mengatakan, penghargaan dari UNCDF dan UN Pulse menjadi dukungan kepada Modalku untuk mengembangkan bisnis model ke sektor Missing Micro

Ada sekitar 40 juta Usaha Mikro di Indonesia, yang karena tidak tersedianya data, kolateral, maupun rekam jejak kredit dan transaksi, tidak mendapatkan akses ke pembiayaan untuk usaha mereka. Usaha seperti warung makan, toko kelontong, dan industri rumahan masih mengalami kesulitan bila membutuhkan pembiayaan.

“Untuk itu, kami di Modalku ingin merubah ini. Karena visi kami adalah setiap pengusaha mikro pantas mendapat kesempatan,” ujar Fajar di Jakarta, Rabu (14/11/2018).

Salah satu solusi bagi permasalahan ini adalah dengan meningkatkan penggunaan layanan keuangan digital di antara kalangan usaha mikro. Contohnya, dengan memperluas akses ke modal usaha, menyediakan rekening online, dsb melalui platform digital.

Akses serta penggunaan produk dan layanan keuangan digital dapat membantu segmen mikro menjalankan usaha mereka secara lebih efisien dan mempermudah pengembangan usaha.

UNCDF adalah badan PBB yang diberikan mandat untuk menjalankan dana pemerintah dan dana swasta untuk mengurangi tingkat kemiskinan serta mendukung perkembangan ekonomi.

Pendanaan UNCDF digunakan untuk 2 hal: inklusi keuangan, agar semakin banyak individu dan usaha kecil yang memiliki sarana untuk mengelola kehidupan finansial mereka, dan investasi lokal, agar ekonomi di pasar-pasar lokal dapat berkembang.