Lepas 214,2 Juta Saham Lewat IPO, Distribusi Voucher Incar Dana Hingga Rp800 Miliar

foto : istimewa

Pasardana.id - PT Distribusi Voucher Nusantara Tbk (DIVA) tengah menawarkan 214,28 juta lembar saham atau setara 30% dari modal ditempatkan melalui penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO).

Menurut Direktur Utama PT Kresna Sekuritas, Octavianus Budiyanto bahwa PT Distribusi Voucher Nusantara Tbk menjadi emiten ke empat yang mempercayakan Kresna Sekuritas sebagai penjamin pelaksana emisi efek tahun 2018.

“Distribusi Voucher Nusantara rencananya mengincar dana Rp600 miliar hingga Rp800 miliar,” kata Budiyanto di gedung Bursa Efek Indonesia, Jumat (26/10/2018).

Berdasarkan propektus perseroan, disebutkan dana hasil IPO direncanakan untuk peningkatan modal kerja seperti pembelian persedian barang dagang sebesar 55%, investasi di bidang teknologi informasi sebesar 40%.

Rincinya, dana tersebut akan digunakan untuk pembelian perangkat keras dan lunak, pengembangan aplikasi dan penguatan infrastruktur jaringan distribusi dan sisanya untuk pengembangan sumber daya manusia perseroan.

Masih berdasarkan prospektus tersebut, DIVA per akhir Mei 2018 mencatatkan aset sebesar Rp230,6 miliar, penjualan sebesar Rp432,2 miliar dan laba bersih sebesar Rp3,371 milar.

Untuk diketahui, saat ini, sebanyak 20% saham perseroan dikuasai oleh Martin Suharlie, sebanyak 30% dikuasai PT 1 Inti Dot Com, sebanyak 20% dikuasai PT Kresna Karisma Persada, sebanyak 10% dikuasai PT MCash Integrasi Tbk dan sebanyak 20% dikuasai PT Nusantra Utama Jaya.

Selain Kresna Sekuritas, PT Trimegah Sekurita  Indonesia Tbk dan PT Sinarmas Sekuritas juga ditunjuk sebagai penjamin pelaksana efek.

Adapun masa penawaran awal pada tanggal 30 Oktober hingga 9 November 2018, masa penawaran umum pada tanggal 21-23 November 2018, penyataan efektif diharapkan pada tanggal 16 November 2018 dan dicatatkan di Bursa Efek Indonesia pada tanggal 27 November 2018.