Bussan Auto Finance Incar Pertumbuhan 25% Tahun 2018
Pasardana.id - Seiring dengan membaiknya perekonomian nasional, maka diikuti dengan keyakinan perusahaan pembiayaan untuk bisa tumbuh pada tahun depan. Salah satunya, PT Bussan Auto Finance (BAFI) yang mengincar pertumbuhan pembiayaan sebesar 15% hingga 25% pada tahun 2018.
“Kami (BAFI) ingin tumbuh 15% hingga 25% tahun depan,†kata Presiden Direktur BAFI, Shinichiro Shimada di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (6/11/2017).
Ia menjelaskan, pertumbuhan itu seiring dengan inovasi dan peluncuran produk-produk baru kendaraan bermotor roda dua dengan merek dagang Yamaha.
“Kami hanya fokus membiayai motor merek Yamaha,†kata dia.
Ia menambahkan, hingga akhir Oktober 2017, BAFI telah menyalurkan pembiayaan senilai Rp5 triliun atau 80% dari target tahun 2018 sebesar 6,5%.
“Pembiayaan tahun ini diprediksi tumbuh 15%,†kata dia.
Adapun dalam mendukung pertumbuhan tahun ini, BAFI menggalang dana Rp500 miliar melalui penerbitan obligasi dan resmi tercatat pada pagi ini di Bursa Efek Indonesia(BEI).
Obligasi dengan peringkat idAA tersebut, terdiri dari seri A senilai Rp150 miliar dengan kupon tetap 6,75% bertenor 370 hari kalender dan seri B senilai Rp350 miliar dengan kupon tetap 7,75% bertenor tiga tahun.
“Dana dari hasil penawaran obligasi itu, 100 persennya digunakan untuk belanja modal (pembiayaan),†terang Shinichiro.

