Tahun 2016, Penjualan Pemasaran Sentul City Ditargetkan Rp1,5 Triliun

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id - Penjualan pemasaran PT Sentul City Tbk (BKSL) ditargetkan sebesar Rp1,5 triliun pada 2016, lebih rendah 25% dibandingkan target awal penjualan pemasaran perusahaan pengembang properti tersebut sebesar Rp2 triliun pada 2015.

Hal itu disemukakan Michael Tene, Kepala Hubungan Investor BKSL di Jakarta, Senin (4/1).

Menurut Michael, penjualan pemasaran BKSL pada 2016 berasal dari proyek-proyek rumah tapak (landed houses) dan high rise building yang masing-masing 50% dan 50%.

Penjualan pemasaran BKSL pada 2016 mengandalkan proyek-proyek landed houses yang tengah berjalan saat ini serta berbagai proyek baru untuk kelas menengah atas.

"Penjualan rumah tapak pada 2016 seharga Rp900 juta hingga Rp2 miliar tampaknya masih cukup bagus," tuturnya.

Ia menjelaskan, dengan target penjualan pemasaran seperti itu, maka pertumbuhan pendapatan BKSL diprediksi dapat naik 15-20% pada 2016.

Michael juga mengungkapkan, manajemen BKSL mengalokasikan investasi Rp1,3 triliun untuk mendukung ekspansi usaha pada 2016.

Sekitar Rp300-400 miliar dari dana investasi itu akan digunakan untuk membiayai kelanjutan pembangunan Aeon Mall.

Sedangkan sisanya Rp900 miliar-Rp1 triliun akan digunakan untuk membiayai pengembangan berbagai proyek properti lainnya.

Dana investasi tersebut berasal dari kas internal dan pembiayaan eksternal dengan porsi seimbang.