Perdana Gapuraprima Anggarkan Belanja Modal Rp400 Miliar pada 2016

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id - Manajemen PT Perdana Gapuraprima Tbk (GPRA) menganggarkan dana belanja barang modal atau capex (capital expenditure) sebesar Rp300 miliar-Rp400 miliar pada tahun depan. Hal itu disampaikan oleh Arvin F. Iskandar, Direktur GPRA pada, Rabu (16/12).

Menurut Arvin, sumber dana capex berasal dari kas internal perseroan dan pinjaman pada pihak ketiga. Adapun belanja modal tersebut akan digunakan untuk pengembangan bisnis properti. Saat ini, perseroan tengah menyiapkan 2 proyek baru di Bogor dan Tangerang.

Tahun ini, jelas Arvin, GPRA hanya menyerap belanja modal sekitar 67% dari total yang dianggarkan. Dari total Rp300 miliar, jumlah yang telah dimanfaatkan sebesar Rp200 miliar. Perseroan memutuskan tidak terlalu agresif saat kondisi pasar tidak mendukung.

Irvan mengatakan, perseroan saat ini tengah menyiapkan rencana penerbitan surat utang jangka menengah atau medium term notes (MTN) hingga Rp200 miliar. Penerbitan MTN tersebut untuk melengkapi kebutuhan dana belanja barang modal hingga tahun depan.

Untuk saat sekarang, menurut Irvan, penerbitan surat utang jangka menengah (MTN) dengan tenor yang lebih pendek menjadi pilihan yang lebih baik dibandingkan obligasi.

Per September 2015, GPRA mencatat laba Rp33,89 miliar, naik 3,31% dibanding Rp32,81 miliar pada periode sama 2014. Pendapatan perseroan tumbuh 10,36% menjadi Rp281,58 miliar, dari Rp255,12 miliar per September 2014. Harga saham GPRA pada, Kamis (17/12) tercatat Rp200, turun Rp1 dibanding penutupan sehari sebelumnya.