Penjualan Turun 39%, Rugi Sunson Textile Melonjak 463%

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id - Langkah manajemen PT Sunson Textile Manufacturer (SSTM) untuk memperbaiki kinerja keuangan rupanya belum berhasil.

Buktinya, hingga sembilan bulan 2015, SSTM masih menderita kerugian signifikan.

Kerugian perseroan tersebut, antara lain disebabkan oleh penjualan yang merosot cukup tajam selama periode Januari-September 2015.

Berdasarkan laporan keuangan per September 2015 yang dirilis, Selasa (27/10), SSTM mencatat kerugian sebesar Rp30,58 miliar pada Januari-September 2015.

Nilai kerugian tersebut melonjak hingga 463% dibanding rugi Rp5,42 miliar pada periode sama 2014.

Pemicu utama kerugian perseroan adalah anjloknya penjualan SSTM sebesar 39,8% menjadi Rp262,11 miliar, dari Rp436,03 miliar per September 2014.

Memang, manajamen SSTM mampu menekan beban penjualan hingga 39,3% menjadi Rp246,29 miliar, dari Rp406,12 miliar. Namun, tindakan manajemen itu tidak banyak membantu.

Hal ini tampak dari laba kotor emiten tekstil tersebut yang justru terpangkas 47% menjadi Rp15,82 miliar, dari Rp29,91 miliar per September 2014.

Derita SSTM tampaknya tidak behenti sampai disini. Emiten produsen tekstil beraset Rp711,675 miliar per September 2015 tersebut juga menderita rugi usaha sebesar Rp1,67 miliar.

Padahal, di periode yang sama 2014, perseroan justru masih membukukan laba usaha sebesar Rp10,66 miliar.