Menhub Dudy Purwagandhi|Erupsi|gunung anak krakatau|pelayanan penerbangan|bandara penerbangan

Menhub Sebut 1.558 Penerbangan Terdampak Imbas Erupsi Gunung Anak Krakatau

Oleh: Ronal

07 September 2026, 00:28
Menhub Sebut 1.558 Penerbangan Terdampak Imbas Erupsi Gunung Anak Krakatau

Foto : Dok. Kementerian Perhubungan

Pasardana.id - Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi menyatakan sedikitnya ada sebanyak 1.558 penerbangan yang terdampak akibat penutupan delapan bandara imbas abu vulkanik Gunung Anak Krakatau (GAK). Adapun penutupan delapan bandara tersebut demi menjaga keselamatan operasional penerbangan.

Disampaikan Menhub, dampak penutupan bandar aini mencakup penerbangan keberangkatan maupun kedatangan setelah pemerintah memutuskan memperpanjang penutupan sementara delapan bandara hingga pukul 24.00 WIB.

"Hingga kini, dari delapan bandara terdampak, terhitung terdapat 1.558 flight yang tertunda dengan 170.000 penumpang tertahan," kata Menhub terkonfirmasi di Jakarta, Minggu, (6/9) seperti mengutip Antara.

Dari hasil pemantauan terbaru, pergerakan abu vulkanik Gunung Anak Krakatau mengalami perubahan arah angin menuju timur dengan kecepatan lima knot pada ketinggian 15 ribu kaki.

Kondisi tersebut membuat Kementerian Perhubungan bersama BMKG, AirNav, pengelola bandara, dan pemangku kepentingan terkait terus melakukan evaluasi berkala terhadap perkembangan sebaran abu vulkanik.

Sebagai informasi tambahan, ke delapan bandara yang ditutup antara lain Bandara Soekarno-Hatta Tangerang, Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta, Bandara Radin Inten II Lampung.

Selanjutnya Bandara Husein Sastranegara Bandung, Bandara Budiarto Curug Tangerang, Bandara Pondok Cabe Tangerang Selatan, Bandara Taufik Kiemas di Pesisir Barat Lampung, serta Bandara Atung Bungsu di Pagar Alam Sumsel.

Menhub menjelaskan, hingga saat ini sebanyak 170.000 penumpang terdampak akibat gangguan operasional penerbangan di delapan bandara tersebut, termasuk pembatalan penerbangan yang berasal dari bandara lain.

Pemerintah juga menyiapkan sejumlah bandara alternatif seperti Kertajati, Ahmad Yani Semarang, Juanda Surabaya, Yogyakarta International Airport, dan Solo apabila maskapai memilih mengalihkan operasional penerbangan.

Selain menyediakan alternatif lokasi pendaratan, InJourney bersama Angkasa Pura akan menyiapkan transportasi darat berupa bus dan kereta secara gratis bagi penumpang yang dialihkan melalui bandara alternatif tersebut.

Berita Terkini

See More