Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG)|analisa market|FAC Sekuritas

ANALIS MARKET (24/8/2026): IHSG Diperkirakan Masih Cenderung Mixed

Oleh: Ria

24 Agustus 2026, 09:12
ANALIS MARKET (24/8/2026): IHSG Diperkirakan Masih Cenderung Mixed

foto: ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian FAC Sekuritas menyebutkan, pada perdagangan akhir pekan lalu (21/8), IHSG ditutup menguat +24,10 poin (+0,37%) ke level 6.525,69.

Penguatan IHSG didorong oleh kombinasi katalis positif, yang meliputi apresiasi nilai tukar rupiah terhadap dolar AS seiring melemahnya indeks DXY.

Kemudian, mayoritas bursa regional Asia kompak berada di zona hijau, sehingga investor asing juga ikut melakukan pembelian secara selektif pada saham-saham berkapitalisasi besar, terutama jajaran bank-bank besar (big banks) dan sejumlah emiten penggerak sektor utama.

Di saat yang sama, Bank Indonesia mencatat bahwa likuiditas perekonomian atau uang beredar dalam arti luas (M2) tumbuh +8,3% menjadi Rp10.371,1 T pada Juli 2026 (vs. Juni 2026: +8,7% YoY).

Sementara itu, Wall Street akhir pekan lalu ditutup menguat, tercermin dari DJIA (+0,98%), S&P 500 (+0,43%), & Nasdaq (+0,43%).

Penguatan tersebut setelah sebuah laporan menunjukkan aktivitas bisnis AS tumbuh pada laju tercepat dalam lebih dari empat tahun.

Di sisi lain, pasar terus mencermati lonjakan imbal hasil obligasi baru-baru ini yang dipicu oleh kekhawatiran terkait inflasi dan fiskal.

Imbal hasil obligasi Treasury jangka panjang tetap berada di dekat level sebelum Departemen Keuangan mengumumkan pembelian kembali obligasi dalam jumlah besar.

“Menyikapi beragam kondisi tersebut, pada perdagangan hari ini, IHSG diperkirakan masih cenderung mixed dengan ruang terbuka untuk menguat terbatas seiring cukup stabilnya pergerakan nilai tukar Rupiah,” sebut analis FAC Sekuritas dalam riset Senin (24/8).

Berita Terkini

See More