alokasi anggaran|Bencana NTT|Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB)|menkeu purbaya

Pemerintah Pakai Anggaran BNPB Untuk Tangani Bencana NTT

Oleh: Ronal

18 Agustus 2026, 10:52
Pemerintah Pakai Anggaran BNPB Untuk Tangani Bencana NTT

Foto : istimewa

Pasardana.id – Pemerintah akan menggunakan dana yang tersedia pada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk pembiayaan penanganan bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan, anggaran yang tersedia di BNPB masih cukup dan memang sudah disiapkan.

“Untuk pertama, kan biasanya kita pakai dana dari BNPB yang sudah kita siapkan. Masih ada tuh Rp5 triliun kalau nggak salah ya. Mungkin sebagian terpakai tapi masih cukup,” kata Purbaya di Jakarta, Senin, (17/8), seperti dikutip Antara.

Menurut bendahara Negara, mekanisme penanganan bencana dilakukan secara bertahap yang dimulai dari respons kedaruratan menggunakan anggaran yang telah disiapkan.

Apabila kebutuhan pembiayaan meningkat, pemerintah akan menyesuaikan dukungan anggaran untuk memastikan penanganan bencana dapat berjalan.

“Kalau untuk bencana kan nanti dari BNPB dulu, nanti kalau kurang baru kita rekonstruksi. Jadi nggak ada masalah tuh. Kalau untuk bencana ada cadangan khusus,” sambungnya.

Menkeu Purbaya juga menyebut pemerintah memiliki dana yang bersifat siaga untuk mendukung penanganan bencana.

Ketersediaan dana tersebut memungkinkan pemerintah memberikan respons pembiayaan sesuai dengan kebutuhan di lapangan.

Menkeu juga menyampaikan, bahwa dukungan pembiayaan akan diberikan dengan mempertimbangkan kebutuhan penanganan bencana serta mekanisme koordinasi antar instansi.

Khusus untuk pembangunan kembali fasilitas umum (fasum) yang tidak dapat dibiayai melalui BNPB, pelaksanaannya perlu dikoordinasikan dengan kementerian/lembaga (K/L) terkait.

“Tinggal nanti kita akan sesuai dengan kebutuhannya. Tapi kalau tadi yang fasum nggak bisa melalui BNPB tetap harus koordinasi dengan K/L-nya. Jadi memang dana on call untuk setiap penanganan bencana sudah stand by,” tuturnya.

Berita Terkini

See More