Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG)|analisa market|BNI Sekuritas

ANALIS MARKET (13/8/2026): IHSG Berpotensi Lanjut Menguat

Oleh: Ria

13 Agustus 2026, 07:34
ANALIS MARKET (13/8/2026): IHSG Berpotensi Lanjut Menguat

foto: ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian BNI Sekuritas menyebutkan, Wall Street ditutup menguat pada Rabu (12/8), didorong optimisme terhadap prospek bisnis AI setelah kinerja sejumlah perusahaan infrastruktur AI melampaui ekspektasi. Sentimen positif semakin kuat setelah data inflasi AS menunjukkan tekanan harga yang relatif terkendali. Indeks S&P 500 naik 0,26%, Nasdaq menguat 0,54%. Sedangkan, Dow Jones Industrial Average turun tipis 0,04%. Penguatan terutama dari saham-saham terkait AI. CoreWeave melonjak 19% setelah perusahaan menaikkan proyeksi belanja modal tahunan sekaligus membukukan kinerja Q2 melampaui ekspektasi. Saham IREN naik hampir 10%, Applied Digital menguat 4,9%, dan Nebius Group terbang 34% setelah mencatatkan kinerja Q2 melampaui perkiraan. Optimisme sektor AI turut mengangkat saham pembuat server dan chip. Super Micro Computer melonjak 19% setelah memberikan proyeksi pendapatan tahun 2027F di atas ekspektasi Wall Street. Nvidia naik 3%, sementara Micron Technology menguat 4,9%. Dari sisi makroekonomi, inflasi konsumen AS hanya naik tipis pada bulan Juli. Penurunan harga bensin untuk bulan kedua berturut-turut membantu menjaga tekanan inflasi tetap rendah, sementara inflasi inti juga relatif terkendali. Kondisi tersebut memperkuat ekspektasi bahwa The Fed tidak akan menaikkan suku bunga pada pertemuan September.

Di sisi lain, Mayoritas bursa saham Asia naik pada perdagangan Rabu (12/8), dengan saham Korea Selatan memimpin kenaikan. Penguatan didorong optimisme terhadap prospek investasi AI setelah kinerja sejumlah perusahaan teknologi AS menunjukkan permintaan infrastruktur AI masih kuat. Di sisi lain, mata uang Asia cenderung bergerak terbatas karena kenaikan harga minyak meningkatkan tekanan terhadap negara-negara yang bergantung pada impor energi. Indeks Jepang, Nikkei 225 naik 0,8% dan Topix menguat 0,9%. Indeks KOSPI Korea Selatan ditutup melonjak 3,7% dan KOSDAQ bertambah 0,12%. Saham produsen chip Samsung Electronics melesat 6,7%, dan SK Hynix melonjak 5,5%. Penguatan tersebut didukung optimisme setelah perusahaan komputasi awan AI CoreWeave dan Super Micro Computer menyampaikan rencana belanja modal serta proyeksi yang positif. Kondisi ini memperkuat keyakinan bahwa lonjakan investasi AI masih memiliki ruang untuk berlanjut.

Sementara itu, IHSG kemarin (12/8) ditutup naik 1.69%, disertai dengan net buy asing sebesar Rp483 Miliar. Saham yang paling banyak dibeli asing adalah PTRO, BREN, CUAN, BRPT, dan BBCA.

“Setelah pengumuman MSCI tetap di emerging market, IHSG berpotensi lanjut menguat kembali. Asalkan tetap berada di atas 6300, target IHSG ke 7300 middle term. Diperkirakan Support IHSG: 6300-6320 dan Resist IHSG: 6400-6450,” sebut Fanny Suherman, CFP selaku Head of Retail Research BNI Sekuritas dalam riset Kamis (13/8).

Selanjutnya disebutkan beberapa saham yang bisa menjadi pilihan Trading Idea hari ini, yaitu: TPIA, BREN, DSSA, KOTA, BNBR, dan BIPI.

Berikut ini trading plan-nya:

TPIA Spec Buy dengan area beli di 2150-2160, cutloss di bawah 2120. Target dekat di 2200-2260.

BREN Buy if Break 3750, dengan target dekat di 3830-3880. Cutloss di bawah 3700.

DSSA Spec Buy dengan area beli di 980-1000, cutloss di bawah 980. Target dekat di 1035-1075.

KOTA Spec Buy dengan area beli di 177-180, cutloss di bawah 173. Target dekat di 185-200.

BNBR Spec Buy dengan area beli di 100-102, cutloss di bawah 100. Target dekat di 104-111.

BIPI Spec Buy dengan area beli di 154-155, cutloss di bawah 151. Target dekat di 157-163.

Disclaimer on

Berita Terkini

See More