See More

12 Agustus 2026, 19:04

12 Agustus 2026, 18:50

12 Agustus 2026, 17:05

12 Agustus 2026, 16:38

12 Agustus 2026, 15:30

12 Agustus 2026, 15:13
Menko Airlangga Hartarto|Asosiasi Emiten Indonesia (AEI)|Investor asing|industri pasar modal
Oleh: Ronal

Foto : istimewa
Pasardana.id - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto turut menghadiri Musyawarah Anggota Asosiasi Emiten Indonesia (AEI) 2026 di Jakarta pada Selasa (11/8) dengan mengusung tema "Regaining Investor Trust: Navigating the Future of Indonesian Listed Companies".
Dalam kegiatan tersebut, Menko Airlangga meminta seluruh emiten untuk memperkuat kinerja, tata kelola (good corporate governance/GCG), dan transparansi.
Menurut dia, langkah tersebut dinilainya krusial guna menjaga kepercayaan pasar serta mendukung stabilitas ekonomi dan iklim investasi nasional.
"Beberapa hal yang perlu diperkuat oleh para emiten, yaitu menjaga kinerja, menjaga governance, dan juga seoptimal mungkin memanfaatkan pasar modal," ujar Menko Airlangga.
Menurut Menko, acara tersebut sangat relevan, karena kepercayaan investor merupakan modal utama bagi perusahaan untuk memperluas investasi, melakukan ekspansi usaha, serta memperkuat daya saing di pasar modal.
Ia pun menegaskan, bahwa pemerintah terus berkomitmen mendukung dunia usaha, salah satunya melalui Satgas Debottlenecking.
Menko Airlangga bilang, satgas ini dibentuk untuk membantu menyelesaikan berbagai hambatan investasi dan operasional yang dihadapi perusahaan secara cepat.
Hal ini menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat kepastian berusaha di tingkat nasional.
Ia mendorong perusahaan yang menghadapi kendala untuk segera menyampaikan persoalannya kepada Satgas tersebut agar pemerintah dapat memberikan solusi langsung.
"Pasar modal merupakan jendela perekonomian nasional, sehingga kredibilitas perusahaan tercatat harus terus dijaga melalui pengelolaan bisnis yang sehat, akuntabel, dan berorientasi jangka panjang," tandasnya.