ANALIS MARKET (08/7/2026): IHSG Diperkirakan Melemah
Oleh: Ria

foto: ilustrasi (ist)
Pasardana.id – Riset harian Samuel Sekuritas menyebutkan, Pasar AS ditutup melemah pada Selasa (07 Juli): Dow -0.25%, S&P 500 -0.45%, dan Nasdaq -1.16%. Kemarin, Wall Street ditutup lebih rendah seiring tekanan jual kembali pada saham-saham semikonduktor, ditambah dengan kenaikan harga minyak yang membebani sentimen investor. Imbal hasil Treasury AS tenor 10 tahun meningkat 8.18bps menjadi 4.551%, sementara Indeks Dolar AS naik 0.17% menjadi 101.02.
Pasar komoditas juga mayoritas ditutup melemah pada Selasa (07 Juli): minyak mentah WTI naik 2.76% menjadi USD 70.44/bbl, minyak mentah Brent meningkat 3.01% menjadi USD 74.16/bbl, batu bara turun 0.23% menjadi USD 127.95/ton, CPO turun 0.07% menjadi MYR 4,547/ton, dan emas turun 1.42% menjadi USD 4,106/oz.
Pasar Asia ditutup melemah pada Selasa (07 Juli): Hang Seng turun 0.75%, Nikkei turun 2.12%, dan Shanghai turun 1.26%. JCI naik 1.19% menjadi 5,986.50, dengan aksi jual bersih asing sebesar IDR 176.8 miliar, terdiri dari aksi jual bersih sebesar IDR 205.3 miliar di pasar reguler dan aksi beli bersih sebesar IDR 28.5 miliar di pasar negosiasi. Aksi jual bersih asing terbesar di pasar reguler tercatat pada BMRI (IDR 178.5 miliar), TPIA (IDR 106.8 miliar), dan MAPI (IDR 71.5 miliar), sementara aksi beli bersih asing terbesar terlihat pada BBCA (IDR 274.7 miliar), BBRI (IDR 54.2 miliar), dan ADRO (IDR 37.8 miliar). Saham penggerak utama kenaikan indeks adalah BBCA, BBRI, dan BBNI, sementara saham yang menjadi penekan utama adalah BRMS, INDF, dan ICBP.
Adapun diperdagangan Rabu (08/7) pagi ini, KOSPI dibuka melemah sebesar -0.12%, sementara Nikkei dibuka menguat sebesar +0.67%.
“Hari ini, kami memperkirakan JCI akan mengalami pelemahan seiring dengan kenaikan harga minyak global,” sebut analis Samuel Sekuritas dalam riset Rabu (08/7).





