See More

08 Agustus 2026, 19:40

08 Agustus 2026, 07:30

08 Agustus 2026, 07:04

07 Agustus 2026, 23:02

07 Agustus 2026, 19:47

07 Agustus 2026, 18:08
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG)|analisa market|BNI Sekuritas
Oleh: Ria

foto: ilustrasi (ist)
Pasardana.id – Riset harian BNI Sekuritas menyebutkan, Indeks-indeks saham Wall Street kompak ditutup menguat tajam pada perdagangan Selasa (4/8). Bahkan, Dow Jones Industrial Average dan S&P 500 mencetak rekor tertinggi sepanjang masa (all time high), didukung laporan keuangan emiten yang solid serta anjloknya harga minyak. Indeks Dow Jones melonjak 1,71%, S&P 500 melesat 1,79% dan Nasdaq Composite meningkat 2,59%. Penguatan Wall Street disebabkan oleh optimisme pasar terhadap musim laporan keuangan yang kuat. Sentimen juga datang dari pelemahan harga minyak setelah muncul harapan penyelesaian diplomatik konflik Iran. Menteri Keuangan AS Scott Bessent mengatakan Washington sedang berdialog dengan Iran dan terdapat peluang tercapainya kesepakatan untuk membuka kembali selat Hormuz. Harapan tersebut mendorong harga minyak WTI turun 5,69% menjadi US$75,77/bbl, sementara harga minyak Brent melemah 5,26% menjadi US$ 79,36/bbl. Di sisi emiten, saham Palantir Technologies melonjak 29% setelah melaporkan kinerja 2Q yang jauh melampaui ekspektasi, didorong kenaikan permintaan teknologi AI. Sementara itu, saham produsen chip juga melanjutkan rally, dengan Micron Tecnology naik lebih dari 7% dan Marvell Technology melesat hampir 13%. Selain itu, Caterpillar menjadi penyumbang kenaikan terbesar setelah membukukan laba 2Q di atas perkiraan dan menaikkan proyeksi pertumbuhan pendapatan. Perusahaan juga menyebut permintaan alat berat untuk pembangunan pusat data AI terus meningkat.
Di sisi lain, Bursa saham Asia bergerak menguat pada perdagangan Selasa (4/8), mengikuti rally Wall Street pada sesi sebelumnya. Sementara itu, harga minyak bertahan di dekat level terendah dalam beberapa pekan di tengah belum adanya perkembangan berarti dalam konflik AS dan Iran. Indeks Jepang, Nikkei 225 naik 0,32%, dan Topix menguat 0,04%. Sementara indeks Korea Selatan, KOSPI melesat 1,62% dan KOSDAQ melonjak 5,9%. Sedangkan, Hang Seng Hong Kong turun 0,6% dan Taiex Taiwan melemah 0,6%. Di sisi lain, ASX 200 Australia bertambah 1,4%, dan FTSE Malay KLCI naik 0,4%.
Sementara itu, IHSG kemarin (04/8), ditutup naik 1.37%, disertai dengan net buy asing sebesar Rp741 Miliar. Saham yang paling banyak dibeli asing adalah BBCA, BMRI, BBRI, MDKA dan BBNI.
“Hari ini IHSG berpeluang untuk melanjutkan kenaikan hari ini. Diperkirakan Support IHSG: 6220-6260 dan Resist IHSG: 6360-6400,” sebut Fanny Suherman, CFP selaku Head of Retail Research BNI Sekuritas dalam riset Rabu (05/8).
Selanjutnya disebutkan beberapa saham yang bisa menjadi pilihan Trading Idea hari ini: DSSA, BIPI, UNTR, DEWA, ARCI, dan RAJA.
Berikut ini trading plan-nya:
DSSA Spec Buy dengan area beli di 835, cutloss di bawah 830. Target dekat di 845-860.
BIPI Spec Buy dengan area beli di 146-150, cutloss di bawah 143. Target dekat di 154-160.
UNTR Spec Buy dengan area beli di 24000, cutloss di bawah 23775. Target dekat di 24325-24450.
DEWA Spec Buy dengan area beli di 458-462, cutloss di bawah 454. Target dekat di 470-476.
ARCI Spec Buy dengan area beli di 1075-1085, cutloss di bawah 1065. Target dekat di 1100-1140.
RAJA Spec Buy dengan area beli di 865-875, cutloss di bawah 865. Target dekat di 890-905.
Disclaimer on