Pasokan Batu Bara|PT PLN (Persero)|Darmawan Prasodjo|pemadaman listrik

Pasokan Batu Bara Diperkuat, PLN Jamin Tak Ada Lagi Pemadaman Bergilir di Jawa

Oleh: Ronal

03 Juli 2026, 08:08
Pasokan Batu Bara Diperkuat, PLN Jamin Tak Ada Lagi Pemadaman Bergilir di Jawa

Foto : istimewa

Pasardana.id - Direktur Utama PT PLN (Persero), Darmawan Prasodjo menyatakan, bahwa Perseroan akan memperkuat keandalan sistem kelistrikan untuk mencegah terjadinya pemadaman listrik seperti yang terjadi belakangan ini.

Dia memastikan tak ada lagi kejadian pemadaman listrik bergilir di Pulau Jawa.

"Kondisi sistem kelistrikan, terutama di Jawa, sudah tidak ada lagi pemadaman bergilir sejak 21 Juni 2026," kata Darmawan dalam Rapat Dengar Pendapat bersama Komisi XII DPR RI di Jakarta, Kamis (02/7).

Dalam memperkuat keandalan sistem kelistrikan di Pulau Jawa, Darmawan mengatakan, sejumlah langkah telah disiapkan sesuai dengan arahan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

Dia menyebut, salah satunya melalui penambahan pasokan batu bara berkalori menengah hingga tinggi, yakni di atas 4.500 kalori.

Selain itu, Kementerian ESDM juga mengalokasikan tambahan pasokan sebesar 1,8 juta ton di luar pasokan yang sudah ada (existing supply) untuk Juli 2026.

"Selanjutnya akan ada tambahan 3 juta ton per bulan mulai Agustus hingga Desember. Dengan demikian, terdapat penambahan kapasitas daya mampu pasok sebesar 5 gigawatt (GW) di atas kapasitas 35,9 GW," ujarnya.

Selain itu, pada 2027, PLN juga akan memperoleh tambahan pasokan listrik sebesar 4,6 GW

Menurut Darmawan, penambahan pasokan tersebut diyakini dapat membuat sistem kelistrikan di Pulau Jawa menjadi lebih andal.

Meski demikian, dirinya mengakui, jika produksi batu bara nasional saat ini didominasi batu bara berkalori rendah.

Sementara itu, produksi batu bara berkalori menengah hingga tinggi cenderung menurun.

"Dengan langkah tersebut, kendala penyediaan energi listrik yang sempat terjadi di Pulau Jawa dapat diatasi sehingga pemadaman bergilir berhasil diselesaikan dengan baik," tukasnya.

Berita Terkini

See More