Presiden Prabowo|Badan Usaha Milik Negara (BUMN)|pemangkasan bumn

Target Presiden : Tahun Ini Jumlah BUMN Maksimal 350 Perusahaan

Oleh: Ronal

21 Juli 2026, 07:56
Target Presiden : Tahun Ini Jumlah BUMN Maksimal 350 Perusahaan

Foto : istimewa

Pasardana.id - Presiden Prabowo Subianto punya target buat pengurangan badan usaha milik negara (BUMN).

Kepala Negara ingin BUMN di Indonesia dari yang berjumlah 1.077 menjadi 350 perusahaan pada akhir 2026.

Kata Prabowo, pengurangan tersebut akan dilakukan melalui penutupan, konsolidasi, dan merger oleh Danantara.

Dirinya pun mengaku kaget ketika mengetahui laporan total entitas BUMN mencapai 1.077 perusahaan.

Padahal, semula mengira jumlahnya hanya berkisar antara 300 hingga 350 perusahaan.

“Saya kaget waktu saya jadi Presiden, saya diberi laporan BUMN itu jumlahnya 1.077 dan ini harus kita cek lagi ada BUMN yang bikin anak perusahaan, cucu perusahaan, cicit perusahaan," kata Prabowo pada Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Senin (20/7).

Dia kemudian menjelaskan, Danantara dibentuk sebagai dana kedaulatan untuk mengkonsolidasikan aset-aset negara agar dapat dikelola secara lebih rapi.

Menurutnya, dana kedaulatan tersebut juga dipersiapkan sebagai cadangan dan sumber energi masa depan Indonesia.

Melalui Danantara, Indonesia untuk pertama kalinya memiliki dana kedaulatan dengan nilai aset lebih dari USD 1.000 miliar atau setara dengan Rp 17.984 triliun (kurs Rp 17.984 per dolar AS).

Dalam 18 bulan pertama operasional Danantara, Prabowo menyebut jumlah BUMN telah berkurang sebanyak 250 perusahaan.

Pengurangan tersebut dilakukan melalui penutupan, konsolidasi, dan merger dari total 1.077 entitas BUMN.

“Bisa dicek di dunia mana ada negara yang menutup state-owned enterprise 250 dalam satu tahun," ungkap Prabowo.

Lanjut Prabowo, Danantara telah menyampaikan komitmennya untuk menurunkan jumlah BUMN dari 1.077 menjadi maksimal 350 perusahaan pada akhir 2026.

Dengan demikian, sekitar 700 BUMN akan ditutup, dikonsolidasikan, atau digabungkan melalui proses merger.

“Berarti di akhir 2026 mungkin 700 BUMN yang akan kita tutup konsolidasikan merger berkurang dari 1077 menjadi 350,” ungkapnya.

Berita Terkini

See More