See More
30 Juli 2026, 19:11

30 Juli 2026, 18:26

30 Juli 2026, 17:57

30 Juli 2026, 17:39
30 Juli 2026, 17:17

30 Juli 2026, 16:35
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG)|analisa market|Korea Investment & Sekuritas Indonesia (KISI)
Oleh: Ria

foto: ilustrasi (ist)
Pasardana.id – Riset harian Korea Investment and Sekuritas Indonesia (KISI) menyebutkan, Indeks utama bursa saham Amerika Serikat ditutup bervariasi (mixed) dengan mayoritas menguat, kecuali indeks Nasdaq yang berakhir di zona merah.
Para pelaku pasar global masih cenderung mengambil sikap wait and see menjelang rilis laporan keuangan kuartalan (Q2) dari sejumlah emiten teknologi raksasa (mega cap tech).
Selain itu, perhatian utama investor tertuju pada pengumuman kebijakan suku bunga acuan oleh Federal Reserve (The Fed) yang dijadwalkan pada Kamis (30/7) dini hari waktu Indonesia, di mana arah panduan kebijakan moneternya akan menjadi penentu sentimen pasar selanjutnya.
Sementara itu, dari pasar domestik, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan kemarin (28/7) ditutup melemah -0,89%.
Pelemahan ini diiringi oleh penurunan nilai transaksi harian yang kembali menyusut ke bawah level Rp10 triliun, mencerminkan minimnya katalis positif serta kehati-hatian investor di tengah minimnya sentimen makroekonomi baru.
“Secara teknikal, IHSG hari ini diproyeksikan masih berada dalam fase tekanan dan berpotensi menguji area support terdekat di level 6.060. Investor disarankan untuk tetap disiplin dalam menjaga manajemen risiko hingga muncul sinyal konfirmasi pembalikan arah (reversal) yang lebih solid,” sebut Azharys Hardian - Investment Specialist PT Korea Investment and Sekuritas Indonesia dalam riset Rabu (29/7).
Selanjutnya disebutkan beberapa saham yang bisa menjadi pilihan pelaku pasar diperdagangan hari ini, yaitu:
-UNVR- Trading Buy, Entry Price: 1670-1695, Target Price: 1770, 1815 SL <1620
-DSNG - Buy On Breakout, Entry Price: >1350, Target Price: 1410, 1450 SL <1305
Disclaimer: Tulisan ini bersifat edukasi, bukan ajakan menjual/membeli efek tertentu. Analisa kembali sebelum melakukan keputusan transaksi.