ANALIS MARKET (24/7/2026): IHSG Dibayangi Aksi Profit Taking
Oleh: Ria

foto: ilustrasi (ist)
Pasardana.id – Riset harian FAC Sekuritas menyebutkan, pada perdagangan kemarin (23/7), IHSG ditutup melemah - 19,16 poin (-0,30%) ke level 6.315,31.
Pelemahan IHSG merupakan kombinasi sentimen negatif domestik dan global, termasuk ketidakpastian kebijakan, aksi jual bersih investor asing, pelemahan rupiah, ekspektasi suku bunga yang tetap tinggi, serta meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah.
Kondisi tersebut mendorong investor mengurangi aset berisiko, sehingga tekanan jual dan aksi ambil untung semakin menekan pergerakan IHSG.
Sementara itu, Wall Street tadi malam ditutup melemah, tercermin dari DJIA (-0,97%), S&P 500 (-1,21%), & Nasdaq (- 2,15%).
Pelemahan tersebut akibat kombinasi sentimen negatif dari meningkatnya kekhawatiran atas tingginya belanja investasi AI, kenaikan imbal hasil (yield) US Treasury yang memperkuat ekspektasi suku bunga tinggi bertahan lebih lama (higher for longer), serta meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah.
Sentimen tersebut mendorong aksi jual pada saham-saham teknologi berkapitalisasi besar dan menekan mayoritas indeks utama AS.
“Secara teknikal, IHSG berpotensi melanjutkan aksi ambil untung pasca penguatan yang cukup signifikan dalam beberapa hari terakhir,” sebut analis FAC Sekuritas dalam riset Jumat (24/7).




