ANALIS MARKET (16/7/2026): IHSG Diperkirakan Melemah
Oleh: Ria

foto: ilustrasi (ist)
Pasardana.id – Riset harian Samuel Sekuritas menyebutkan, Bursa AS ditutup menguat pada perdagangan Rabu (15 Jul): Dow +0.29%, S&P 500 +0.38%, dan Nasdaq +0.62%. Wall Street menguat didorong oleh meredanya tekanan inflasi dan awal yang solid dari musim laporan keuangan korporasi kuartal kedua. Yield US Treasury 10 tahun turun 4.21 bps ke 4.547%, sementara Indeks Dolar AS melemah 0.43% ke 100.49.
Pasar komoditas juga mayoritas ditutup menguat pada Rabu (15 Jul): minyak WTI naik 0.33% ke USD 79.60/barel, minyak Brent meningkat 0.26% ke USD 84.95/barel, batu bara turun 0.11% ke USD 130.50/ton, CPO melemah 0.09% ke MYR 4,569/ton, dan emas naik 0.19% ke USD 4,061/oz.
Bursa Asia mayoritas ditutup menguat pada Rabu (15 Jul): Hang Seng naik 1.40%, Nikkei melonjak 1.49%, dan Shanghai turun 0.29%. IHSG naik 0.04% ke 6,041.97, dengan aksi jual bersih asing sebesar IDR 153.0 miliar, yang terdiri dari jual bersih IDR 160.4 miliar di pasar reguler dan beli bersih IDR 7.4 miliar di pasar negosiasi. Jual bersih asing terbesar di pasar reguler tercatat pada TLKM sebesar IDR 112.8 miliar, BRMS sebesar IDR 93.2 miliar, dan ASII sebesar IDR 71.7 miliar, sementara beli bersih asing terbesar tercatat pada BMRI sebesar IDR 184.1 miliar, ANTM sebesar IDR 131.9 miliar, dan BBRI sebesar IDR 79.3 miliar. Saham yang menjadi penggerak utama IHSG adalah BBRI, AMMN, dan BMRI, sementara saham yang menjadi pemberat utama adalah CASA, TLKM, dan BRMS.
Adapun diperdagangan Kamis (16/7) pagi ini, KOSPI (-6.35%) dan Nikkei (-2.99%) dibuka melemah.
“Hari ini, kami memperkirakan IHSG akan melemah, terbebani oleh momentum pembukaan yang lemah di pasar regional,” sebut analis Samuel Sekuritas dalam riset Kamis (16/7).




