DANA Indonesia|program SisBerdaya dan DisBerdaya|Ant International|UMKM Perempuan|SisBerdaya 2026|DisBerdaya 2026

Pendapatan Alumni Naik 113%, DANA Indonesia dan Ant International Umumkan 35 Pemenang SisBerdaya & DisBerdaya 2026

Oleh: Corri

01 Juli 2026, 17:23
Pendapatan Alumni Naik 113%, DANA Indonesia dan Ant International Umumkan 35 Pemenang SisBerdaya & DisBerdaya 2026

Foto : istimewa

Pasardana.id – Program SisBerdaya dan DisBerdaya yang diinisiasi oleh DANA Indonesia dan Ant International terus menunjukkan dampak nyata bagi UMKM perempuan di Indonesia.

Berdasarkan evaluasi terhadap finalis periode 2023–2025, peserta mencatat rata-rata peningkatan pendapatan sebesar 113 persen dan pertumbuhan produksi sebesar 126 persen dalam enam bulan setelah mengikuti program.

Melanjutkan dampak tersebut, DANA Indonesia dan Ant International mengumumkan 35 pemenang SisBerdaya dan DisBerdaya 2026 yang terpilih dari lebih dari 6.800 pendaftar dari seluruh Indonesia.

Pemenang akan mendapatkan uang tunai dengan total ratusan juta rupiah untuk pengembangan usaha dan pemanfaatan teknologi.

Inisiatif SisBerdaya dan DisBerdaya merupakan program pemberdayaan pelaku UMKM perempuan dan perempuan penyandang disabilitas yang berfokus pada pemanfaatan teknologi untuk memperkuat kapasitas usaha dan mendorong kesetaraan ekonomi.

Seluruh pemenang dinilai berdasarkan potensi pengembangan usaha, pemanfaatan teknologi, serta dampak sosial-ekonomi yang dihasilkan bagi komunitas dan lingkungan sekitarnya.

"Kami percaya teknologi dapat membuka lebih banyak peluang bagi perempuan untuk berkembang dan berdaya secara ekonomi. Melalui SisBerdaya dan DisBerdaya, kami ingin memastikan para pelaku UMKM tidak hanya sekadar memiliki akses terhadap teknologi, tetapi juga mampu memanfaatkannya secara cakap dan produktif untuk mengembangkan bisnis mereka,” ujar CEO & Co-Founder DANA Indonesia, Vince Iswara, dalam keterangan tertulis, Rabu (01/7).

Di kesempatan yang sama, Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, Irene Umar, menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam memperkuat ekosistem UMKM nasional.

“Kami mengapresiasi sekali DANA Indonesia yang telah menginisiasi dan konsisten dengan SisBerdaya & DisBerdaya. Semoga memberikan dampak, khususnya bagi perempuan & penyandang disabilitas. Saya mau mengucapkan selamat dan mengapresiasi kepada seluruh peserta dan pemenang SisBerdaya & DisBerdaya 2026. Pencapaian ibu-ibu hari ini adalah bukti bahwa semangat belajar, keberanian beradaptasi terhadap teknologi, kerja keras yang konsisten, usaha mikro bisa menjadi lebih besar, dan keterbatasan bisa jadi peluang,” jelas Irene.

Tahun ini, program SisBerdaya dan DisBerdaya menjangkau lebih banyak wilayah di Indonesia, termasuk wilayah baru seperti Nusa Tenggara Barat, Maluku, hingga Sulawesi Tengah.

Setelah melalui proses seleksi ketat dan berlapis, sebanyak 35 finalis mengikuti pelatihan dan pendampingan intensif yang mencakup pengembangan bisnis, pemanfaatan AI (Artificial Intelligence) untuk UMKM, hingga penguatan literasi keuangan untuk meningkatkan kesejahteraan finansial.

Daftar Pemenang Juara 1 SisBerdaya 2026

Kategori Usaha: Ultra-mikro

-Area 1: Bernika Purba (Minyak Kempu Karo) Minyak Kempu Karo didirikan untuk melestarikan warisan pengobatan tradisional Tanah Karo yang diwariskan turun-temurun. Menggunakan resep autentik keluarga dan bahan alami tanpa pengawet, produknya menghadirkan manfaat kesehatan sekaligus memperkenalkan kearifan lokal kepada masyarakat yang lebih luas.

-Area 2: Hardinianti (Markisa Bintang Jaya) Hardinianti melanjutkan Markisa Bintang Jaya, usaha keluarga asal Makassar yang mengolah markisa sejak 2001. Melalui rebranding, digitalisasi, dan konsep zero waste yang mengolah seluruh bagian buah markisa menjadi produk bernilai, ia berhasil mengembangkan usaha menjadi bisnis yang lebih modern dan berkelanjutan.

-Area 3: Vadya Amalia Shalsabil (At Peace Studio) Berangkat dari pengalaman pribadi menghadapi burnout, Vadya Amalia Shalsabil mendirikan At Peace Studio pada 2025 untuk membantu masyarakat merawat kesehatan mental melalui jurnal, buku mewarnai, dan program mindfulness agar setiap orang bisa menjalani hidup dengan lebih sadar dan seimbang.

Kategori Usaha: Mikro

-Area 1: Arina Budi Uminiarti (Alawana) Alawana adalah brand fesyen yang menjawab perubahan perilaku konsumen setelah pandemi. Mengusung konsep One Outfit, Multiple Looks, Alawana menghadirkan busana multifungsi yang memadukan kenyamanan, sentuhan budaya lokal, serta detail handmade karya pengrajin perempuan. -Area 2: Deva Nabilah (Best Craft Premium) Best Craft Premium menghadirkan kerajinan akrilik dan customized gift yang estetik, personal, dan fungsional dari Mataram, Nusa Tenggara Barat. Melalui Best Craft Premium, Deva Nabilah mengembangkan produk yang tahan lama sekaligus memanfaatkan sisa material akrilik menjadi produk bernilai ekonomi.

-Area 3: Aske Mariska (DeFaVez) Berawal dari cinta seorang ibu yang memiliki anak dengan ADHD, Aske Mariska Stefanie menghadirkan DeFaVeZ, kering kentang premium dengan teknologi oven yang menghasilkan camilan lebih rendah minyak dan bernutrisi, dan terpercaya.

Daftar Pemenang Program DisBerdaya 2026

-Peringkat 1 Rachel Stefanie Halim (Chicken Nugget Keraton) - Disabilitas Netra Berawal dari dapur rumah saat pandemi, Rachel Stefanie Halim, yang menyandang disabilitas netra, menghadirkan Chicken Nugget Keraton tanpa pengawet sambil menginspirasi penyandang disabilitas untuk terus berkarya.

-Peringkat 2 Eka Pratiwi Taufanti (English Mate) - Disabilitas Netra English Mate memberikan pembelajaran bahasa Inggris yang inklusif bersama tutor penyandang disabilitas netra untuk membuka peluang masa depan.

-Peringkat 3 Chatrinka Ustuhanifan Sugiapto (Nirtch Arts) - Disabilitas Tuli Nirtch Arts memadukan seni dan edukasi melalui ilustrasi BISINDO (Bahasa Isyarat Indonesia) untuk mengenalkan bahasa isyarat dan mendorong masyarakat yang inklusif.

-Peringkat 4 Syamsu Anita Fitrianingsih (Menilik Aksara) - Disabilitas Cerebral Palsy Melalui toko buku Menilik Aksara, Anita menghadirkan ruang literasi yang mengajak masyarakat mengenal dunia disabilitas lebih dekat. Sejak 2018, ia telah menerbitkan 17 novel, cerpen, dan antologi puisi.

-Peringkat 5 Firsty Ukhti Molyndi (Molzania) - Disabilitas Daksa Molzania mengubah keterbatasan menjadi peluang melalui usaha di dunia digital sebagai penulis artikel, sekaligus memberdayakan kreator konten perempuan untuk tumbuh bersama.

Berita Terkini

See More