See More

21 Juli 2026, 20:53

21 Juli 2026, 20:44

21 Juli 2026, 20:32

21 Juli 2026, 20:22

21 Juli 2026, 20:10

21 Juli 2026, 18:41
Fitch Rating|Fitch Ratings Indonesia|PT Bank Kasikorn Indonesia Tbk|BMAS|PT Bank Maspion Indonesia Tbk
Oleh: Corri

foto: ilustrasi (ist)
Pasardana.id - Fitch Ratings Indonesia telah menaikkan Peringkat Nasional Jangka Panjang (National Long Term Rating) PT Bank Kasikorn Indonesia Tbk (KBank Indonesia) (IDX: BMAS) menjadi AA+(idn) dari sebelumnya AA(idn).
Outlook atas peringkat tersebut adalah Stabil (Stable).
Sementara itu, Peringkat Nasional Jangka Pendek (National Short-Term Rating) dipertahankan pada level F1+(idn).
Dalam keterbukaan informasi BEI, Selasa (21/7), Iwan Djayawasita selaku Head of Corporate Secretary PT Bank Kasikorn Indonesia Tbk menuliskan, kenaikan peringkat ini mencerminkan pandangan Fitch mengenai meningkatnya kemungkinan dukungan dari pemegang saham pengendali.
Hal tersebut didorong oleh semakin kuatnya keterkaitan reputasi antara KBank Indonesia dengan pemegang saham induknya yang memiliki kepemilikan sebesar 89,5%, yaitu Kasikorn Bank Public Company Limited (KBank; BBB/Stable/bbb), seiring dengan perubahan nama resmi dan proses rebranding anak perusahaan.
Sebelumnya, KBank Indonesia dikenal dengan nama PT Bank Maspion Indonesia Tbk.
Selanjutnya disebutkan, Peringkat Nasional Jangka Panjang AA menunjukkan ekspektasi terhadap tingkat risiko gagal bayar yang sangat rendah dibandingkan dengan penerbit atau kewajiban lainnya dalam negara atau kawasan moneter yang sama.
Risiko gagal bayar yang melekat hanya sedikit berbeda dibandingkan dengan penerbit atau instrumen yang memperoleh peringkat tertinggi di negara tersebut.
Sementara itu, Peringkat Nasional Jangka Pendek F1 menunjukkan kapasitas yang sangat kuat untuk memenuhi kewajiban keuangan secara tepat waktu dibandingkan dengan penerbit atau kewajiban lainnya di negara yang sama.
Dalam skala Peringkat Nasional Fitch, peringkat ini diberikan kepada entitas dengan risiko gagal bayar paling rendah relatif terhadap entitas lain di negara atau kawasan moneter yang sama.
Apabila profil likuiditas dinilai sangat kuat, Fitch akan menambahkan simbol + pada peringkat yang diberikan.
Faktor Utama yang Mendasari Peringkat
-Peringkat Didukung oleh Dukungan Induk: Peringkat Nasional Jangka Panjang KBank Indonesia didukung oleh pandangan Fitch bahwa terdapat kemungkinan yang tinggi atas pemberian dukungan luar biasa (extraordinary support) dari KBank. Hal ini mencerminkan pandangan Fitch bahwa KBank akan menghadapi risiko reputasi yang tinggi apabila tidak memberikan dukungan luar biasa secara tepat waktu kepada anak usahanya di Indonesia.
-Terhubung dengan Viability Rating Induk: Peringkat Nasional KBank Indonesia dikaitkan dengan Viability Rating (VR) milik KBank, karena Fitch memperkirakan bahwa apabila diperlukan, setiap bentuk dukungan kemungkinan besar akan berasal dari sumber daya internal grup.
-Kemampuan Dukungan yang Kuat: KBank memiliki kemampuan yang kuat untuk memberikan dukungan kepada anak usahanya di Indonesia, mengingat profil kredit KBank yang solid serta ukuran KBank Indonesia yang relatif kecil. Pada akhir tahun 2025, aset dan ekuitas KBank Indonesia masing-masing hanya mencakup sekitar 0,9% dan 1,8% dari total aset dan ekuitas konsolidasian KBank.
-Komitmen Dukungan yang Tinggi: Fitch berpendapat bahwa komitmen KBank untuk memberikan dukungan kepada KBank Indonesia telah meningkat seiring dengan proses rebranding anak perusahaan menggunakan nama KBank. Hal ini juga diperkuat oleh semakin eratnya integrasi operasional dan kepemilikan saham antara induk dan anak perusahaan. Meskipun demikian, kontribusi keuangan KBank Indonesia terhadap grup masih relatif kecil.
-Pangsa Pasar Nasional yang Terbatas: Profil kredit independen KBank Indonesia bukan merupakan faktor utama yang mendorong peringkatnya, mengingat waralaba (franchise) bank di pasar domestik masih relatif kecil, dengan pangsa pasar sekitar 0,2% dari total aset sistem perbankan nasional.