Schneider Electric Diakui sebagai Future of Inclusion Lighthouse melalui Senior Talent Program
Oleh: Reza

Foto : istimewa
Pasardana.id - Schneider Electric, pemimpin global di bidang teknologi energi, meraih pengakuan dari World Economic Forum sebagai Future of Inclusion Lighthouse atas program globalnya dalam mendukung pengembangan talenta berpengalaman yang disebut Senior Talent Program.
Program ini dirancang untuk mendampingi para karyawan di jenjang karier lanjutan untuk membangun babak baru dalam perjalanan karier mereka melalui dukungan pengembangan yang dipersonalisasi serta peluang yang selaras dengan aspirasi masing-masing.
Pengakuan ini mencerminkan komitmen Schneider Electric dalam mendorong lingkungan kerja yang inklusif bagi berbagai kelompok usia dan jenjang karier.
Di tengah perubahan demografi global, meningkatnya kesenjangan keterampilan, serta masa kerja yang semakin panjang, program ini menjadi bagian dari upaya Schneider Electric untuk memperkuat ketahanan organisasi melalui pemberdayaan talenta berpengalaman.
Melalui program ini, karyawan dapat mengeksplorasi berbagai jalur karier sesuai aspirasi dan kebutuhan mereka, baik untuk mengambil peran yang lebih besar, memperdalam kontribusi di posisi saat ini, menjajaki peran baru, berbagi pengetahuan kepada generasi berikutnya, maupun mempersiapkan transisi menuju masa pensiun.
Dengan pendekatan ini, Schneider Electric turut memperkuat kolaborasi lintas generasi di dalam tim.
Perusahaan dengan fokus pada Karyawan
Schneider Electric meluncurkan program global bagi talenta berpengalaman pada tahun 2021 kemarin sebagai bagian dari People Strategy, dalam mewujudkan misinya menjadi perusahaan yang komprehensif.
Program ini bertujuan untuk memberikan kesempatan yang sama bagi setiap karyawan serta dukungan berkelanjutan di setiap tahap kehidupan profesionalnya.
Melalui inisiatif ini, setiap karyawan dapat menentukan fase karier berikutnya sesuai aspirasi mereka, sekaligus mendukung ambisi Schneider Electric yang lebih luas dalam mendorong inklusi dan keberlanjutan.
Dengan menggabungkan standar global yang kokoh dan penyesuaian di tingkat lokal, Schneider Electric membangun pendekatan yang fleksibel dan dapat diterapkan secara lebih luas.
Program ini dikembangkan berdasarkan empat pilar utama, yaitu Accelerate, Continue, Pivot, dan Transition, yang juga didukung oleh inisiatif bersama yang mencakup peningkatan keterampilan (upskilling) dan pembaruan keterampilan (reskilling), transfer pengetahuan, mentoring dua arah, coaching, peluang kontrak kerja baru, serta kolaborasi setelah masa pensiun.
Hingga 2025, program ini telah mencatat kemajuan yang terukur.
Saat ini, sebanyak 93% karyawan Schneider Electric di tahap karier lanjutan ini bekerja di negara-negara yang juga memberi dukungan dan fasilitas dalam pengembangan karier mereka.
Hal ini juga disertai dengan meningkatnya keterlibatan karyawan dan banyaknya dialog/pembicaraan terkait pengembangan karier di kalangan talenta berpengalaman.
“Kami merasa terhormat diakui sebagai Future of Inclusion Lighthouse atas program talenta berpengalaman kami,” ujar Martin Setiawan, President Director Schneider Electric Indonesia & Timor-Leste, dalam siaran pers, Kamis (04/6).
“Di Schneider Electric, kami percaya bahwa pengalaman merupakan pendorong penting dalam hal ketahanan, inovasi, dan inklusi. Dengan memberikan ruang bagi karyawan kami untuk menentukan langkah berikutnya dalam karier mereka, kami menciptakan peluang yang lebih setara, memperkuat kolaborasi lintas generasi, serta memastikan keahlian penting terus memberikan arti bagi karyawan, pelanggan, dan bisnis kami,” lanjutnya.
Inisiatif ini menjadi bagian dari strategi global Schneider Sustainability Impact 2030, yang menempatkan inklusi usia sebagai salah satu pilar komitmen jangka panjang perusahaan.
Adapun kemajuan program ini dipantau melalui Indikator Kinerja Utama (KPI) khusus, serta didukung oleh tinjauan rutin dari jajaran kepemimpinan dan akuntabilitas di berbagai negara dan entitas perusahaan.



