See More

23 Juni 2026, 16:33

23 Juni 2026, 16:15

23 Juni 2026, 15:52

23 Juni 2026, 14:59

23 Juni 2026, 14:46

23 Juni 2026, 14:27
Oleh: Rezy

foto: istimewa
Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, terjun bebas 910,71 poin, atau sekitar 9,99 persen, pada Selasa (23/6/2026), menjadi 8.203,84.
Volume perdagangan mencapai 483,7 juta saham senilai 59,9 triliun won atau sekitar US$38,9 miliar, dengan saham yang turun melampaui yang naik 856 berbanding 46.
Korea Exchange sempat mengaktifkan circuit breaker pada pukul 14.33 waktu setempat setelah indeks Kospi terjun sekitar 8 persen. Kejadian ini merupakan kali keempat pada tahun ini KRX menghentikan sesi perdagangan selama 20 menit.
Angka indeks tergelincir setelah saham SpaceX terjun bebas 16 persen usai menjual obligasi untuk pendanaan pengembangan kecerdasan buatan.
“Kekhawatiran valuasi meningkat bagi saham semikonduktor Korea Selatan setelah sempat beberapa kali menyentuh harga rekor, sehingga aksi jual dilakukan investor asing dan volatilitas melanda passar modal,” jelas Seo Sang-Young, analis Mirae Asset Securities, seperti dikutip Yonhap News.
Investor asing dan institusi masing-masing melepas saham senilai 4,13 triliun won dan 4,55 triliun won, sedangkan investor ritel meraup saham senilai 8,58 triliun won.
Saham perusahaan teknologi Samsung Electronics dan SK Hynix masing-masing terjun 12,31 persen dan 12,47 persen. Saham SK Square yang merupakan perusahaan induk SK Hynix anjlok 7,01 persen.
Saham Samsung Electro-Mechanics, anak perusahaan Samsung Electronics, terjun 9,6 persen.
Saham perusahaan otomotif Hyundai Motor dan perusahaan manufaktur baterai penyimpanan LG Energy Solution masing-masing melemah 12,05 persen dan 6,1 persen.
Nilai tukar won melemah terhadap dolar Amerika Serikat, turun 2,1 won dari sesi sebelumnya menjadi 1.539,1 won per dolar AS.
Secara umum bursa saham Asia diliputi sentimen negatif hari ini, dengan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang terjun 3,59 persen.
Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia turun 29,1 poin, atau sekitar 0,33 persen, menjadi 8.787. Di Asia Tenggara, indeks utama perdagangan saham Bursa Singapura, Indonesia, Malaysia, dan Thailand melemah, sedangkan Bursa Vietnam dan Filipina menguat.
Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, merosot 56,85 poin, atau sekitar 1,37 persen, menjadi 4.106,25. Indeks Hang Seng di Bursa Efek Hong Kong merosot 432,24 poin, atau sekitar 1,82 persen, menjadi 23.336,28.