Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG)|analisa market|BNI Sekuritas

ANALIS MARKET (02/6/2026): IHSG Berpotensi Teknikal Rebound

Oleh: Ria

02 Juni 2026, 07:58
ANALIS MARKET (02/6/2026): IHSG Berpotensi Teknikal Rebound

foto: ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian BNI Sekuritas menyebutkan, IHSG minggu lalu (29/5) ditutup turun 0.05%, disertai dengan net sell asing sebesar Rp8.36 Tn karena rebalancing MSCI. Saham yang paling banyak dijual asing adalah BBCA, TPIA, AMMN, BBRI, dan BMRI.

Sementara itu, Wall Street mencatat kenaikan moderat pada perdagangan awal pekan, seiring investor mengamati perkembangan dalam negosiasi perdamaian AS-Iran dan menyambut baik peluncuran chip komputer baru yang menjanjikan untuk membawa kecerdasan buatan ke komputasi pribadi. Senin (1/6), indeks Dow Jones Industrial Average naik 0,09%, S&P 500 menguat 0,26% dan Nasdaq Composite bertambah 0,42%. Di sisi emiten, saham Nvidia naik 6,3% setelah perusahaan tersebut meluncurkan chip baru yang menempatkan kemampuan AI langsung ke dalam komputer pribadi. Selain itu, saham Microsoft pun melonjak 2,3%. Sedangkan, saham Qualcomm anjlok 8,8%, saham Intel juga turun 4,7%. Namun, saham Micron naik 6,6%. Dalam berita ekonomi, aktivitas pabrik AS meningkat pada bulan Mei untuk bulan kelima berturut-turut karena para produsen barang menghadapi gejolak tarif dan geopolitik. Investor akan memperhatikan laporan pekerjaan hari Jumat (5/6).

Di sisi lain, Bursa saham Asia mengawali perdagangan awal pekan ini Senin (1/6), dengan penguatan seiring berlanjutnya euforia kecerdasan buatan (AI) yang menopang permintaan terhadap saham-saham teknologi. Optimisme tersebut mampu mengimbangi kekhawatiran pasar terkait belum adanya kemajuan signifikan dalam perundingan perdamaian antara AS dan Iran. Indeks saham Jepang Nikkei naik 0,9%, sedangkan Topix turun 0,4%. Sementara itu, indeks Kospi Korea Selatan melesat 3,7%, Hang Seng Hong Kong menguat 0,9%, CSI 300 China turun 1%, dan ASX 200 Australia melemah 0,03%. Di sisi lain, meskipun negosiator dari Washington dan Teheran terus berupaya mencapai kesepakatan, Presiden AS Donald Trump belum memberikan sinyal jelas mengenai kemajuan pembicaraan tersebut. Pada Sabtu (30/5), Menteri Pertahanan AS, Pete Hegseth, menyatakan bahwa AS siap melanjutkan serangan terhadap Iran jika kesepakatan tidak tercapai. Di saat yang sama, operasi militer Israel yang semakin dalam ke wilayah Lebanon dalam konflik melawan kelompok Hizbullah yang didukung Iran turut menambah ketidakpastian.

“Menyikapi beragam kondisi tersebut diatas, IHSG berpotensi teknikal rebound hari ini ke 6250. Tapi hati-hati jika gagal break di atas level tersebut, IHSG rentan kembali koreksi. Diperkirakan Support IHSG: 6000-6070 dan Resist IHSG: 6200-6300,” sebut Fanny Suherman, CFP selaku Head of Retail Research BNI Sekuritas dalam riset Selasa (02/6).

Selanjutnya disebutkan beberapa saham yang bisa menjadi pilihan pelaku pasar diperdagangan hari ini, yaitu: BBBRI, AKRA, TLKM, CUAN, PTBA, dan MINA.

Berikut ini rekomendasi trading sahamnya:

BBRI Spec Buy dengan area beli di 2930-2950, cutloss di bawah 2900. Target dekat di 3000-3030.

AKRA Spec Buy dengan area beli di 1230-1235, cutloss di bawah 1220. Target dekat di 1260-1300.

TLKM Spec Buy dengan area beli di 3020-3030, cutloss di bawah 3000. Target dekat di 3090-3120.

CUAN Spec Buy dengan area beli di 630, cutloss di bawah 615. Target dekat di 670-700.

PTBA Buy on Weakness dengan area beli di 2730-2780, cutloss di bawah 2700. Target dekat di 2820-2860.

MINA Buy on Weakness dengan area beli di 326-330, cutloss di bawah 324. Target dekat di 344-354.

Disclaimer on

Berita Terkini

See More