Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG)|analisa market|BNI Sekuritas

ANALIS MARKET (22/6/2026): IHSG Diproyeksi Sideways Cenderung Melemah

Oleh: Ria

22 Juni 2026, 07:53
ANALIS MARKET (22/6/2026): IHSG Diproyeksi Sideways Cenderung Melemah

foto: ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian BNI Sekuritas menyebutkan, diperdagangan Jumat (19/6), indeks-indeks saham Wall Street rebound pada perdagangan Kamis (18/6), setelah perdagangan sebelumnya tertekan oleh sinyal The Fed yang membuka peluang kenaikan suku bunga tahun ini. Penguatan dipimpin saham-saham teknologi dan semikonduktor. Indeks Nasdaq Composite melesat 1,91%, S&P 500 melonjak 1,08% dan Dow Jones Industrial Average naik tipis 0,14%. Sementara itu, saham produsen chip menjadi pendorong utama rally pasar. Saham Intel melonjak 10,6% setelah Presiden AS Donald Trump mengumumkan bahwa Intel akan bermitra dengan Apple dalam pengembangan dan desain chip di AS. Sentimen positif tersebut turut mengangkat saham-saham semikonduktor lainnya. Nvidia naik sekitar 3%, sementara Micron Technology melesat hampir 9%. Di sisi lain, iShares Semiconductor ETF menguat lebih dari 6%. Penguatan Wall Street terjadi setelah aksi jual pada perdagangan sebelumnya yang dipicu hasil rapat kebijakan The Fed di bawah kepemimpinan Ketua The Fed Kevin Warsh. Meskipun demikian, investor tampaknya mulai fokus pada sejumlah data ekonomi yang masih menunjukkan ketahanan ekonomi AS.

Di sisi lain, Pasar saham Asia mayoritas turun pada Jumat pekan lalu (19/6), didorong meredanya ketegangan di Timur Tengah setelah jalur pelayaran di Selat Hormuz kembali dibuka. Di sisi lain, USD menguat signifikan setelah sikap hawkish The Fed menyebabkan ekspektasi kenaikan suku bunga lebih lanjut tahun ini. Indeks saham Jepang, Nikkei 225 naik 0,28% sedangkan Topix turun 0,57%. Selain itu di Korea Selatan, indeks KOSPI melemah 0,13% dan KOSDAQ merosot 3,43%. Sementara itu, ASX 200 Australia berkurang 0,93%. Di sisi lain, beberapa pasar saham tutup bursa karena libur nasional, antara lain China, Hong Kong dan Taiwan.

Sementara itu, diperdagangan sebelumnya (19/06), IHSG di tutup menguat 0,078% ke level 6177. Asing mencetakkan net sell sebesar Rp 3,14 Triliun pada reguler market.

“Melihat hal tersebut, Kami memprediksikan IHSG di hari ini sideways cenderung melemah. Diperkirakan Support: 6117 dan 6080 dan Resistance: 6209 dan 6245,” sebut Kevin Juido Hutabarat, Senior Analyst Retail Research BNI Sekuritas dalam riset Senin (22/6).

Selanjutnya disebutkan beberapa saham yang bisa menjadi pilihan Trading Idea hari ini, yaitu: TPIA, ADRO, DEWA, ISAT, NCKL, dan AMRT.

Berikut ini rekomendasi trading sahamnya:

TPIA Spec Buy dengan area beli di 2000-2060 cutloss di bawah 2000. Target dekat di 2090-2130.

ADRO Spec Buy dengan area beli di 2180-2200, cutloss di bawah 2170. Target dekat di 2280-2320.

DEWA Spec Buy dengan area beli di 360-366, cutloss di bawah 360. Target dekat di 374-380.

ISAT Spec Buy dengan area beli di 1700-1720, cutloss di bawah 1700. Target dekat di 1750-1780.

NCKL Spec Buy dengan area beli di 840-860, cutloss di bawah 830. Target dekat di 890-920.

AMRT Spec Buy dengan area beli di 1330-1350, cutloss di bawah 1330. Target dekat di 1380-1410.

Disclaimer on

Berita Terkini

See More