See More

22 Mei 2026, 02:26

22 Mei 2026, 02:03

22 Mei 2026, 01:41

21 Mei 2026, 19:44

21 Mei 2026, 19:29

21 Mei 2026, 17:55
analisa market|FAC Sekuritas|IHSG
Oleh: Ria

Foto: Ilustrasi (ist)
Pasardana.id - Riset harian FAC Sekuritas menyebutkan, pada perdagangan kemarin (6/5), IHSG ditutup menguat +35,36 poin (+0,50%) ke 7.092,47.
IHSG kembali melanjutkan kenaikan didorong apresiasi nilai tukar rupiah dan katalis global yang mulai mereda.
Bank Indonesia pada Selasa (5/5) mengumumkan pemangkasan limit pembelian valas tunai tanpa dokumen underlying dari US$50.000 per bulan menjadi US$25.000 per bulan.
Dari eksternal, penurunan eskalasi konflik AS-Iran mendorong penurunan harga minyak yang meredakan kekhawatiran inflasi dan meredam ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed.
Sementara itu, Wall Street tadi malam ditutup menguat, seperti DJIA (+1,24%), S&P 500 (+1,46%), & Nasdaq (+2,03%).
Penguatan tersebut didorong oleh potensi berakhirnya perang dengan Iran yang memperbaiki kondisi makroekonomi serta rangkaian laporan laba yang kuat dari sektor AI.
Laporan mengenai kesepakatan memorandum antara AS dan Iran berpotensi memulihkan perdagangan di Selat Hormuz sehingga memicu penurunan harga energi dan kenaikan saham di hampir semua sektor kecuali produsen energi.
Di sektor teknologi, AMD melonjak +18,62% berkat pertumbuhan pusat data yang pesat, diikuti kenaikan Super Micro Computer sebesar +24,56% serta penguatan lebih dari +5% pada Nvidia.
"IHSG hari ini diperkirakan cenderung bergerak di zona hijau didorong optimisme rilis kinerja emiten Q1-2026 dan perbaikan kondisi fundamental ekonomi domestik," sebut analis FAC Sekuritas dalam riset Kamis (07/5).