Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG)|analisa market|PT Samuel Sekuritas

ANALIS MARKET (10/6/2026): IHSG Diperkirakan Menguat

Oleh: Ria

10 Juni 2026, 07:49
ANALIS MARKET (10/6/2026): IHSG Diperkirakan Menguat

foto: ilustrasi (ist)

Pasardana.id - Pasar AS ditutup mayoritas melemah pada Selasa (Jun 09): Dow +0.17%, S&P 500 -0.26%, dan Nasdaq -0.97%. Kemarin, Wall Street ditutup mayoritas melemah karena saham teknologi dan chip kesulitan mempertahankan momentumnya. Investor tampak melakukan aksi ambil untung dan bersikap hati-hati menjelang sejumlah pencatatan saham perdana perusahaan teknologi besar yang akan datang, seperti IPO SpaceX yang sangat dinantikan. Imbal hasil U.S. Treasury 10 tahun turun 4.57 bps ke 4.517%, sementara U.S. Dollar Index melemah 0.14% ke 99.91.

Pasar komoditas juga ditutup melemah pada Selasa (Jun 09): minyak mentah WTI turun 3.40% ke USD 88.20/bbl, Brent turun 2.97% ke USD 91.45/bbl, batu bara melemah 2.26% ke USD 146.95/ton, CPO turun 1.03% ke MYR 4,528/ton, dan emas melemah 1.60% ke USD 4,261/oz.

Pasar Asia ditutup mayoritas menguat pada Selasa (Jun 09): Hang Seng turun 0.37%, Nikkei melonjak 2.17%, dan Shanghai naik 1.28%. JCI menguat 7.57% ke 5,746.65, dengan foreign net sell sebesar IDR 2,445.5 miliar, terdiri dari net sell sebesar IDR 2,587.6 miliar di pasar reguler dan net buy sebesar IDR 142.1 miliar di pasar negosiasi. Foreign net sell terbesar di pasar reguler tercatat pada BBRI sebesar IDR 476.8 miliar, BBCA sebesar IDR 468.3 miliar, dan BMRI sebesar IDR 267.7 miliar, sementara foreign net buy terbesar terlihat pada GOTO sebesar IDR 26.1 miliar, EMAS sebesar IDR 14.4 miliar, dan TINS sebesar IDR 11.1 miliar. Top leading movers adalah BBRI, BMRI, dan TLKM, sementara top lagging movers adalah MPRO, MPMX, dan MSIN.

Adapun diperdagangan Rabu (10/6) pagi ini, KOSPI (-1.41%) dan Nikkei (-0.75%) sama-sama dibuka melemah.

“Hari ini, kami memperkirakan JCI akan melanjutkan penguatannya seiring optimisme pasar yang mulai menunjukkan tanda-tanda kembali, sebagaimana tercermin dari rebound kuat kemarin,” sebut analis Samuel Sekuritas dalam riset Rabu (10/6).

Berita Terkini

See More