See More

13 Mei 2026, 20:24

13 Mei 2026, 19:54

13 Mei 2026, 16:32

13 Mei 2026, 15:31

13 Mei 2026, 15:27

13 Mei 2026, 13:41
ekspor|impor|neraca perdagangan|Badan Pusat Statisik (BPS)
Oleh: Issa

foto: ilustrasi (dok. Kemenkeu)
Pasardana.id - Neraca perdagangan Indonesia Januari–Maret 2026 surplus US$5,55 miliar.
Ini berasal dari surplus sektor nonmigas US$10,63 miliar, sementara sektor migas defisit senilai US$5,08 miliar.
Dalam pengumumannya, Senin (4/5/2026), Badan Pusat Statistik (BPS) merinci, nilai ekspor Indonesia Januari–Maret 2026 mencapai US$66,85 miliar atau naik 0,34% dibandingkan periode yang sama tahun 2025.
Sejalan dengan total ekspor, nilai ekspor nonmigas naik 0,98% menjadi US$63,60 miliar.
Sementara pada Maret 2026, ekspor mencapai US$22,53 miliar, turun 3,10% dibanding Maret 2025.
Demikian juga dengan ekspor nonmigas Maret 2026 turun 2,52% menjadi US$21,25 miliar.
BPS juga mengungkapkan nilai impor Indonesia Januari–Maret 2026 mencapai US$61,30 miliar atau naik 10,05% dibandingkan periode yang sama tahun 2025.
Sejalan dengan total impor, nilai impor nonmigas naik 12,16% menjadi US$52,97 miliar.
Sementara pada Maret 2026, impor mencapai US$19,21 miliar, naik 1,51% dibandingkan Maret 2025.
Demikian juga dengan impor nonmigas naik 1,54% menjadi US$16,04 miliar.