ANALIS MARKET (21/5/2026): IHSG Diperkirakan Bergerak Sideways
Oleh: Ria

Foto: Ilustrasi (ist)
Pasardana.id - Riset harian Samuel Sekuritas menyebutkan, Pasar AS ditutup menguat pada hari Rabu (20 Mei): Dow +1.31%, S&P 500 +1.08%, dan Nasdaq +1.54%. Kemarin, Wall Street ditutup lebih kuat karena harga minyak dan imbal hasil Treasury AS turun di tengah optimisme meningkat bahwa konflik di Timur Tengah dapat segera diselesaikan. Imbal hasil Treasury AS 10-tahun turun 1.73% menjadi 4.586%, sementara Indeks Dolar AS turun 0.24% menjadi 99.09.
Pasar komoditas juga sebagian besar ditutup lebih rendah pada hari Rabu (20 Mei): minyak WTI turun 8.82% menjadi USD 98.26/bbl, minyak Brent turun 5.63% menjadi USD 105.02/bbl, batu bara turun 1.40% menjadi USD 137.45/ton, CPO turun 0.04% menjadi MYR 4,583/ton, dan emas naik 1.37% menjadi USD 4,544/oz.
Pasar Asia ditutup lebih rendah pada hari Rabu (20 Mei): Hang Seng turun 0.57%, Nikkei turun 1.23%, dan Shanghai turun 0.18%. JCI turun 0.82% menjadi 6,318.50, dengan net buy asing sebesar IDR 249.2 miliar, terdiri dari net sell IDR 130.8 miliar di pasar reguler dan net buy IDR 380.0 miliar di pasar negosiasi. Net sell asing terbesar di pasar reguler tercatat pada BBCA (IDR 375.7 miliar), BBRI (IDR 221.0 miliar), dan TPIA (IDR 140.5 miliar), sementara net buy asing terbesar terlihat pada BUMI (IDR 223.4 miliar), BMRI (IDR 217.7 miliar), dan ADRO (IDR 111.3 miliar). Top leading movers adalah MORA, SMMA, dan BMRI, sedangkan top lagging movers adalah BRPT, TPIA, dan BREN.
Adapun diperdagangan Kamis (21/5) pagi ini, baik KOSPI (+5.88%) maupun Nikkei (+3.11%) dibuka menguat.
"Hari ini, kami memperkirakan JCI akan bergerak sideways di tengah sentimen campuran dari pasar global dan domestik," sebut analis Samuel Sekuritas dalam riset Kamis (21/5).





