Indeks Kospi Anjlok 4,52 Persen
Oleh: Rezy

foto: istimewa
Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Tokyo, Jepang, anjlok 366,11 poin, atau sekitar 4,52 persen, pada Rabu (10/6/2026), menjadi 7.730,82.
Volume perdagangan moderat mencapai 457,5 juta saham senilai 39 triliun won atau sekitar US$25,6 miliar, dengan saham yang turun melampaui yang naik 547 berbanding 343.
Korea Exchange sempat mengaktifkan sell-side sidecar pada pukul 13.16 akibat penurunan tajam yang dialami indeks Kospi, membuat program trading terhenti selama lima menit.
Angka indeks anjlok setelah tensi geopolitik di Timur Tengah memuncak akibat serangan Amerika Serikat terhadap Iran. Tindakan tersebut dilakukan AS karena Iran menembak jatuh helikopter Apache milik AS di Selat Hormuz.
Selain tensi Timur Tengah, indeks Kospi juga terpengaruh kabar bahwa Crusoe Energy Systems menghentikan salah satu proyeknya sebagai permintaan dari klien perusahaan teknologi.
“Bursa Korea terbebani aksi jual saham jelang dirilisnya data inflasi AS dan laporan keuangan Oracle, sampai menyebankan diaktifkannya sell-side sidecar,” jelas Lee Kyoung-Min, analis Daishin Securities, seperti dikutip Yonhap News.
Investor asing dan institusi masing-masing melepas saham senilai 2,77 triliun won dan 2,27 triliun won, sedangkan investor ritel meraup saham senilai 4,86 triliun won.
Saham perusahaan teknologi Samsung Electronics dan SK Hynix masing-masing terjun 6,06 persen dan 7,54 persen. Saham perusahaan investasi AI SK Square dan perusahaan manufaktur komponen elektronik Samsung Electro-Mechanics masing-masing turun 6,78 persen dan 8,38 persen.
Saham perusahaan asuransi Samsung Life Insurance dan perusahaan konstruksi Samsung C&T masing-masing merosot 6,36 persen dan 5,01 persen. Saham perusahaan otomotif Hyundai Motor dan Kia masing-masing melemah 5,79 persen dan 2,8 persen. Saham perusahaan manufaktur suku cadang mobil Hyundai Mobis turun 4,2 persen.
Saham perusahaan operator portal internet Naver terjun bebas 11,67 persen. Saham perusahaan manufaktur peralatan elektronik LG Electronics anjlok 9,68 persen.
Saham perusahaan galangan kapal HD Hyundai Heavy dan perusahaan pertahanan Hanwha Aerospace masing-masing melonjak 4,74 persen dan 1,48 persen.
Nilai tukar won melemah terhadap dolar AS, turun 12,1 won dari sesi sebelumnya menjadi 1.524,2 won per dolar AS.
Secara umum bursa saham Asia diliputi sentimen negatif hari ini, dengan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang turun 2,3 persen.
Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia naik 49,1 poin, atau sekitar 0,57 persen, menjadi 8.653,3. Di Asia Tenggara, indeks utama perdagangan saham Bursa Singapura, Thailand, dan Filipina melemah, sedangkan Bursa Vietnam, Indonesia, dan Malaysia menguat.
Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, turun 16,81 poin, atau sekitar 0,42 persen, menjadi 3.993,23. Indeks Hang Seng di Bursa Efek Hong Kong melemah 157,94 poin, atau sekitar 0,64 persen, menjadi 24.407,96.




