See More

21 Mei 2026, 07:48

21 Mei 2026, 07:42

21 Mei 2026, 07:39

21 Mei 2026, 07:36

21 Mei 2026, 07:25

21 Mei 2026, 07:17
Oleh: Rezy

foto: istimewa
Pasardana.id - Wall Street melemah pada Selasa (19/5/2026) dipicu mencuatnya kekhawatiran inflasi.
Seperti dilaporkan Reuters, indeks Dow Jones Industrial Average di Bursa Efek New York, Amerika Serikat, turun 322,24 poin, atau sekitar 0,65 persen, menjadi 49.363,88. Indeks S&P 500 melemah 49,44 poin, atau sekitar 0,67 persen, menjadi 7.353,61. Indeks komposit Nasdaq merosot 220,03 poin, atau sekitar 0,84 persen, menjadi 25.870,71.
Kekhawatiran inflasi akibat tingginya harga minyak dunia membuat imbal hasil obligasi 10 tahun pemerintah AS meningkat ke level tertinggi dalam setahun terakhir.
Para trader mulai memperkirakan terjadinya peningkatan suku bunga Federal Reserve.
Menurut instrumen FedWatch CME Group, kemungkinan terjadinya peningkatan suku bunga The Fed sebesar 25 basis poin pada Desember mencapai 41,7 persen. Kemungkinan terjadinya peningkatan 50 basis poin sebesar 15,7 persen, meningkat dari angka 4,7 persen pada pekan lalu.
Enam dari 11 sektor utama indeks S&P 500 melemah, dengan indeks sektor teknologi dan layanan komunikasi mengalami penurunan tertajam. Imbal hasil obligasi yang tinggi menekan saham perusahaan pertumbuhan tinggi karena valuasinya sangat bergantung kepada ekspektasi perolehan laba.
Indeks sektor material merosot 2,3 persen, sedangkan indeks sektor kesehatan sebaliknya naik 1,1 persen.
Indeks piranti lunak S&P 500 merosot 1,2 persen. Indeks Philadelphia SE Semiconductor berakhir datar.
Perusahaan teknologi Nvidia akan merilis laporan keuangan kuartalan pada Rabu (20/5/2026). Saham Nvidia turun 0,77 persen.
Saham Microsoft dan Advanced Micro Devices masing-masing merosot 1,44 persen dan 1,65 persen. Saham Amazon anjlok 2,08 persen.
Harga emas berjangka di COMEX New York Mercantile Exchange turun dipicu penguatan nilai tukar dolar AS. Harga emas untuk pengiriman Juni 2026 turun 1 persen menjadi US$4.511,2 per ons. Indeks dolar AS naik 0,12 persen.
Bursa saham Eropa menguat pada Selasa, dengan indeks STOXX 600 Eropa naik 0,2 persen, seiring melonjaknya saham sektor makanan dan minuman serta kesehatan.
Indeks FTSE 100 di Bursa Efek London, Inggris, berakhir datar dengan pergerakan naik hanya 6,8 poin menjadi 10.330,55. Indeks Dax 30 di Bursa Efek Frankfurt, Jerman, meningkat 92,73 poin, atau sekitar 0,38 persen, menjadi 24.400,65.
Indeks Ibex 35 di Bolsa de Madrid, Spanyol, turun 85 poin, atau sekitar 0,48 persen, menjadi 17.670,1. Indeks Cac 40 di Euronext, Paris, Perancis, melemah 5,73 poin, atau sekitar 0,1 persen, menjadi 7.981,76.
Nilai tukar poundsterling melemah 0,26 persen terhadap dolar AS menjadi 1,3399 dolar AS per pound. Sedangkan terhadap euro, nilai tukar pound berada di kisaran 1,1542 euro per pound.