Indeks Kospi Terjun 8,29 Persen
Oleh: Rezy

foto: istimewa
Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, terjun bebas 676,18 poin, atau sekitar 8,29 persen, pada Senin (8/6/2026), menjadi 7.484,41.
Angka indeks tergelincir mengikuti pelemahan yang berlangsung di Wall Street akibat anjloknya saham sektor teknologi dipicu kekhawatiran tingkat profitabilitas kecerdasan buatan dan kemungkinan langkah hawkish Federal Reserve.
Korea Exchange sempat mengaktifkan mekanisme pemutus sirkuit bagi Kospi sekitar tiga menit setelah pembukaan sesi perdagangan selama 20 menit, lalu mengimplementasikan sell-side sidecar pada pukul 9.34.
“Anjloknya indeks Kospi bukan dipicu pelemahan fundamental pasar saham, namun aksi ambil untung yang dilakukan para investor, terutama di sektor semikonduktor, karena pasar bereaksi sangat sensitif terhadap perkembangan negatif setelah saham microchip mengalami reli,” ungkap laporan yang dirilis Samsung Securities, seperti dilansir Yonhap News.
Bursa Korea merupakan salah satu bursa dengan kinerja terbaik di dunia dalam beberapa bulan terakhir, sempat mencapai level 8.000 dari level 5.000 pada awal tahun ini.
“Ada banyak hal yang berpengaruh terhadap pasar keuangan pekan ini, dengan data inflasi Amerika Serikat, imbal hasil obligasi, dan perdebatan terkait keberlanjutan investasi kecerdasan buatan yang terungkap secara serentak,” kata Seo Sang-Young, analis Mirae Asset Securities.
Menurut Han Ji-Young, periset Kiwoom Securities, juga mengantisipasi pekan yang berat bagi Kospi, dengan dirilisnya indeks harga konsumen AS Mei, listing SpaceX, dan laporan kuartalan Oracle.
Nilai tukar won menguat terhadap dolar AS, naik 4,1 won dari sesi sebelumnya menjadi 1.535 won per dolar AS.
Saham perusahaan teknologi Samsung Electronics dan SK Hynix masing-masing terjun bebas 10,18 persen dan 7,68 persen. Saham LG Electronics anjlok 11,55 persen.
Saham perusahaan otomotif Hyundai Motor dan Kia masing-masing merosot 8,71 persen dan 6,02 persen. Saham perusahaan manufaktur suku cadang mobil Hyundai Mobis turun 12,2 persen.
Secara umum bursa saham Asia diliputi pelemahan hari ini, dengan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang turun 3,43 persen.
Bursa Australia tutup sehubungan berlangsungnya libur perayaan Hari Ulang Tahun Raja Charles. Bursa saham di Asia Tenggara mengalami pelemahan, termasuk juga di Indonesia.
Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, merosot 68,4 poin, atau sekitar 1,7 persen, menjadi 3.959,34. Indeks Hang Seng di Bursa Efek Hong Kong melemah 304,89 poin, atau sekitar 1,22 persen, menjadi 24.657,06.




