ANALIS MARKET (06/3/2026): IHSG Diperkirakan Cenderung Bergerak Mixed
Pasardana.id - Riset harian FAC Sekuritas menyebutkan, pada perdagangan kemarin (05/03), IHSG ditutup menguat +133,47 poin (+1,76%) ke level 7.710,54.
IHSG berhasil menguat, pasca melemah 3 hari beruntun sebesar -8,18%.
Dari eksternal, Kampanye AS-Israel yang lebih luas terhadap Iran kini memasuki hari keenam, membuat pasar waspada terhadap eskalasi lebih lanjut dan potensi konflik berkepanjangan yang dapat membebani ekonomi global dan domestik.
Kemudian, Menteri Keuangan AS mengatakan tarif global 15% yang baru diumumkan Trump kemungkinan akan berlaku pada akhir pekan
ini.
Sementara itu, Wall Street tadi malam ditutup melemah, seperti DJIA (-1,61%), S&P 500 (-0,57%), & Nasdaq (-0,26%).
Saham-saham AS melanjutkan penurunan pada hari Kamis karena konflik yang meningkat di Iran mendorong harga minyak mentah di atas $80 per barel dan memicu kekhawatiran luas akan perlambatan ekonomi global dan inflasi yang kembali meningkat.
Saham-saham keuangan besar juga menghadapi tekanan jual yang signifikan dengan Goldman Sachs turun -3,7% dan Morgan Stanley turun -3% di tengah lingkungan
imbal hasil yang bergejolak.
"Menyikapi beragam kondisi tersebut diatas, pada perdagangan hari ini, IHSG diperkirakan cenderung bergerak mixed. Investor terus mencermati perkembangan geopolitik Timur
Tengah dan kondisi fiskal Indonesia," sebut analis FAC Sekuritas dalam riset Jumat (06/3).

