ANALIS MARKET (26/2/2026): IHSG Diperkirakan Menguat
Pasardana.id – Riset harian Samuel Sekuritas menyebutkan, Pasar AS ditutup lebih tinggi pada Rabu (25 Feb): Dow +0.63%, S&P 500 +0.81%, dan Nasdaq +1.26%. Wall Street berakhir menguat pada Rabu, memperpanjang reli yang dipimpin sektor teknologi seiring kekhawatiran atas disrupsi dan biaya kecerdasan buatan mereda, tergantikan oleh optimisme baru terhadap potensi manfaat teknologi yang masih berkembang tersebut. Imbal hasil US Treasury 10-tahun naik +0.57% menjadi 4.052%, sementara Indeks Dolar AS melemah -0.15% ke 97.70.
Pasar komoditas ditutup bervariasi pada Rabu (25 Feb): minyak WTI turun - 0.32% ke USD 65.42/barel, minyak Brent naik +0.11% ke USD 70.85/barel, batu bara turun -0.64% ke USD 117.25/ton, dan emas naik +0.41% ke USD 5,165/ons.
Pasar Asia ditutup bervariasi pada Rabu (25 Feb): Hang Seng turun -1.10%, Nikkei melonjak +2.20%, dan Shanghai tutup. IHSG naik +0.50% ke 8,322.23, dengan net buy asing sebesar IDR 2,740.9 miliar, terdiri dari IDR 1,182.2 miliar net buy di pasar reguler dan IDR 1,558.7 miliar net buy di pasar negosiasi. Net sell asing terbesar di pasar reguler tercatat pada IMPC (IDR 120.0 miliar), BUMI (IDR 115.0 miliar), dan BIPI (IDR 60.0 miliar), sementara net buy asing terbesar terjadi pada BMRI (IDR 394.0 miliar), TLKM (IDR 328.0 miliar), dan ASII (IDR 134.0 miliar). Penggerak kenaikan utama adalah BBRI, BBCA, dan INKP, sedangkan penekan utama adalah BREN, BMRI, dan TPIA.
Adapun diperdagangan Kamis (26/2) pagi ini, baik KOSPI (+2.01%) maupun Nikkei (+0.62%) dibuka menguat.
“Menyikapi beragam kondisi tersebut diatas, Kami memperkirakan IHSG akan bergerak naik didukung sentimen positif dari pasar global dan regional,” sebut analis Samuel Sekuritas dalam riset Kamis (26/2).

