ANALIS MARKET (20/2/2026): IHSG Diperkirakan Bergerak Sideways
Pasardana.id – Riset harian Samuel Sekuritas menyebutkan, Pasar saham AS ditutup lebih rendah pada Kamis (Feb 19): Dow -0.54%, S&P 500 -0.28%, dan Nasdaq -0.31%. Penurunan terjadi karena investor beralih dari saham-saham finansial dan tetap berhati-hati di tengah meningkatnya ketegangan antara AS dan Iran. Yield obligasi Treasury AS 10-tahun turun 0.38% menjadi 4.067%, sementara Indeks Dolar AS naik 0.23% menjadi 97.93.
Pasar komoditas sebagian besar ditutup lebih tinggi pada Kamis (Feb 19): WTI crude naik +2.14% menjadi USD 66.43/bbl, Brent crude meningkat +1.86% menjadi USD 71.66/bbl, batu bara turun -0.49% menjadi USD 121.55/ton, CPO ditutup, dan emas naik +0.37% menjadi USD 4,996/oz.
Pasar Asia ditutup lebih tinggi pada Kamis (Feb 19): Kospi +3.09%, Nikkei +0.57%, sementara Hang Seng dan Shanghai ditutup. JCI turun -0.43% menjadi 8,274.08, dengan net buy asing sebesar IDR 387 billion; IDR -246.1 billion di pasar reguler, dan IDR 633.1 billion di pasar negosiasi. Aliran masuk asing terbesar di pasar reguler tercatat pada MBMA (IDR 249.9 billion), diikuti ANTM (IDR 172.9 billion), dan UNTR (IDR 113.0 billion). Aliran keluar asing terbesar di pasar reguler tercatat pada BBCA (IDR 391.1 billion), diikuti BMRI (IDR 222.8 billion), dan INKP (IDR 146.2 billion). Top movers adalah MBMA, MDKA, AMMN, sementara top lagging movers adalah BMRI, DCII, DSSA.
Adapun diperdagangan Jumat (20/2) pagi ini, Nikkei 225 dibuka turun -1.07%, sementara KOSPI naik +0.68%.
“Menyikapi beragam kondisi tersebut diatas, Kami memperkirakan JCI akan bergerak sideways di tengah sentimen campuran dari pasar global dan regional,” sebut analis Samuel Sekuritas dalam riset Jumat (20/2).

