ANALIS MARKET (12/2/2026): IHSG Diperkirakan Bergerak Sideways
Pasardana.id – Riset harian Samuel Sekuritas menyebutkan, Pasar AS ditutup melemah pada Rabu (11 Feb): Dow -0.13%, S&P 500 -0.00%, dan Nasdaq -0.16%. Indeks utama AS berakhir lebih rendah seiring investor mencerna derasnya rilis laporan keuangan serta laporan ketenagakerjaan AS Januari yang lebih baik dari perkiraan ekonom. Imbal hasil AS Treasury tenor 10-tahun naik 0.72% menjadi 4.172%, sementara Indeks Dolar AS menguat 0.04% ke 96.83.
Pasar komoditas ditutup sebagian besar menguat pada Rabu (11 Feb): minyak mentah WTI naik +1.05% ke USD 64.63/bbl, minyak mentah Brent meningkat +0.87% ke USD 69.40/bbl, batu bara naik +0.00% ke USD 116.25/ton, CPO turun -0.83% ke MYR 4,095/ton, dan emas menguat +1.17% ke USD 5,084/oz.
Pasar Asia ditutup sebagian besar menguat pada Rabu (11 Feb): Hang Seng naik +0.31%, Nikkei ditutup, dan Shanghai menguat +0.09%. IHSG naik +1.96% ke 8,290.97, dengan aksi jual bersih asing sebesar IDR 526.5 miliar, terdiri dari jual bersih IDR 366.5 miliar di pasar reguler dan jual bersih IDR 160.0 miliar di pasar negosiasi. Aksi jual bersih asing terbesar di pasar reguler tercatat pada BBCA (IDR 626.2 miliar), BUMI (IDR 567.8 miliar), dan BMRI (IDR 102.6 miliar), sementara beli bersih asing terbesar terjadi pada BBRI (IDR 166.5 miliar), PTRO (IDR 148.8 miliar), dan TLKM (IDR 141.5 miliar). Penggerak kenaikan utama adalah BRPT, TLKM, dan CUAN, sedangkan penekan utama adalah CASA, BMRI, dan ASII.
Adapun diperdagangan Kamis (12/2) pagi ini, KOSPI (+1.78%) dan Nikkei (+0.60%) dibuka menguat.
“Menyikapi beragam kondisi tersebut diatas, Kami memperkirakan IHSG akan bergerak sideways di tengah sentimen campuran dari pasar domestik dan regional,” sebut analis Samuel Sekuritas dalam riset Kamis (12/2).

