Indeks Kospi Meningkat 1 Persen
Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, meningkat 52,8 poin, atau sekitar 1 persen, pada Rabu (11/2/2026), menjadi 5.354,49.
Volume perdagangan moderat mencapai 747,2 juta saham senilai 25,4 triliun won atau sekitar US$17,5 miliar, dengan saham yang naik melampaui yang turun 541 berbanding 337.
Angka indeks sempat melemah di awal sesi perdagangan dipicu data ritel Amerika Serikat yang mencuatkan kekhawatiran perlambatan pertumbuhan ekonomi. Namun indeks Kospi kemudian mengalami rebound berkat aksi beli investor asing dan institusi.
Investor asing dan institusi masing-masing meraup saham senilai 847,3 miliar won dan 689,4 miliar won, sedangkan investor ritel melepas saham senilai 1,7 triliun won.
“Di tengah absennya katalis yang jelas, indeks Kospi menguat berkat kembalinya momentum bagi sektor robotika dan solidnya kinerja saham sektor keuangan yang dipicu ekspektasi dividen,” jelas Lee Jae-Won, analis Shinhan Securities, seperti dikutip Yonhap News.
Saham perusahaan otomotif Hyundai Motor dan Kia masing-masing melambung 5,93 persen dan 4,59 persen. Saham LG Electronics meroket 22,98 persen.
Saham perusahaan keuangan KB Financial dan Shinhan Financial masing-masing melonjak 5,79 persen dan 3,06 persen. Saham Meritz Financial melambung 7,45 persen.
Saham perusahaan teknologi Samsung Electronics meningkat 1,21 persen, saham SK Hynix sebaliknya turun 1,83 persen. Saham perusahaan biofarmasi Celltrion melambung 5,27 persen, saham perusahaan pertahanan Hanwha Aerospace sebaliknya melemah 1,4 persen.
Nilai tukar won menguat terhadap dolar Amerika Serikat, naik 9,1 won dari sesi sebelumnya menjadi 1.450,1 won per dolar AS.
Secara umum bursa saham Asia diliputi sentimen positif hari ini, di saat Bursa Efek Tokyo tutup sehubungan berlangsungnya libur perayaan National Foundation Day di Jepang. Indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang naik 1,03 persen.
Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia melonjak 147,4 poin, atau sekitar 1,66 persen, menjadi 9.014,8. Bursa saham di Asia Tenggara menguat, termasuk juga di Indonesia.
Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, naik 3,61 poin, atau sekitar 0,1 persen, menjadi 4.131,99. Indeks Hang Seng di Bursa Efek Hong Kong meningkat 83,23 poin, atau sekitar 0,31 persen, menjadi 27.266,38.

