ANALIS MARKET (10/2/2026): IHSG Diperkirakan Cenderung Bergerak Mixed

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian FAC Sekuritas menyebutkan, pada perdagangan kemarin (09/02), IHSG ditutup menguat +96,61 poin (+1,22%) ke level 8.031,87.

IHSG mengalami rebound didorong apresiasi nilai tukar rupiah dan penguatan emiten konglomerasi.

Dari sisi ekonomi, Bank Indonesia mencatat bahwa indeks keyakinan konsumen Indonesia naik secara bulanan ke level 127 pada Januari 2026 (vs. Desember 2025: 123,5, Januari 2025: 127,2).

Kemudian, investor menantikan perkembangan hasil pertemuan SRO & OJK dengan MSCI yang rencananya akan dilakukan pada Rabu pekan ini.

Sementara itu, Wall Street tadi malam ditutup menguat, seperti DJIA (+0,04%), S&P 500 (+0,47%), & Nasdaq (+0,90%).

Penguatan tersebut karena minat baru terhadap saham teknologi skala besar dan saham terkait kecerdasan buatan (AI), yang mengurangi kecemasan pasar menjelang rilis data makro penting AS akhir pekan ini.

Pemicu utama kenaikan berasal dari sektor perusahaan chip dan infrastruktur AI, dengan Nvidia naik +2,5%, Broadcom melambung +3,4%, serta Oracle melonjak +9,6% setelah dinaikkan peringkat oleh analis yang mengaitkannya dengan meningkatnya permintaan AI, memperkuat ekspektasi terhadap kelanjutan pengeluaran modal di layanan data.

Kenaikan ini terjadi setelah pekan lalu terjadi penurunan tajam di sektor teknologi, seiring investor meninjau kembali valuasi pasca penurunan signifikan pada forward multiples.

“Menyikapi beragam kondisi tersebut diatas, pada perdagangan hari ini, IHSG diperkirakan cenderung bergerak mixed sembari mencermati berbagai katalis regional. Investor hari ini akan mencermati rilis data Laporan Survei Penjualan Eceran Indonesia (Des-25),” sebut analis FAC Sekuritas dalam riset Selasa (10/2).