Permata Bank Syariah|dana zakat|Unit Pengumpul Zakat dan Dana Kebajikan (UPZDK)

Permata Bank Syariah Salurkan Rp12,1 Miliar Dana Zakat, Jangkau 44.480 Penerima

Oleh: Corri

08 Oktober 2026, 13:31
Permata Bank Syariah Salurkan Rp12,1 Miliar Dana Zakat, Jangkau 44.480 Penerima

Foto : istimewa

Pasardana.id – Unit Pengumpul Zakat dan Dana Kebajikan (UPZDK) Permata Bank Unit Usaha Syariah menyalurkan dana zakat dan kebajikan sebesar Rp12,1 miliar sepanjang Januari hingga 31 Agustus 2026.

Dana tersebut telah menjangkau 44.480 penerima manfaat di 16 provinsi di Indonesia.

Dana yang disalurkan terdiri atas Rp8,3 miliar dana zakat dan Rp3,8 miliar dana kebajikan.

Penyaluran mencakup program infrastruktur dan fasilitas, sosial, pendidikan, pemberdayaan ekonomi, kesehatan, serta kebencanaan dan kemanusiaan.

Berdasarkan kelompok penerima zakat (asnaf), sebanyak 29.935 penerima berasal dari golongan fisabilillah, 14.373 golongan miskin, dan 172 merupakan mualaf.

Direktur Permata Bank Unit Usaha Syariah, Rudy Basyir Ahmad mengatakan, penyaluran zakat dan dana kebajikan tidak hanya berorientasi pada besaran dana, tetapi juga manfaat yang mampu menjawab kebutuhan nyata masyarakat.

“Melalui UPZDK Permata Bank Syariah, kami berupaya memastikan penyaluran dilakukan melalui program yang relevan dan tepat sasaran, mulai dari membuka akses pendidikan dan kesehatan, memperkuat infrastruktur dasar, hingga mendorong kemandirian ekonomi masyarakat,” kata Rudy dalam siaran pers, Kamis (8/10).

Di bidang infrastruktur, UPZDK Permata Bank Syariah mendukung perbaikan Jembatan Cisarakan dan Jembatan Cibaregbeg serta Madrasah Mathlaul Anwar di Lebak, Banten.

Program tersebut ditujukan untuk memperkuat akses dan mobilitas masyarakat terhadap pendidikan, pekerjaan, layanan kesehatan, dan aktivitas ekonomi.

Sementara di bidang kesehatan, bantuan mencakup khitanan massal, pengadaan ambulans, hingga dukungan operasional klinik hemodialisis bersama mitra, termasuk Inisiatif Zakat Indonesia (IZI).

Untuk penanganan bencana, UPZDK turut mendukung pemulihan korban banjir bandang dan longsor di Sumatra melalui Program Rumah Sehat Layak Huni (RUSLI) bersama LAZ Al Azhar, termasuk penyediaan hunian bagi keluarga terdampak di Aceh Tamiang.

Di sektor pendidikan, bantuan diberikan dalam bentuk beasiswa anak dan mahasiswa serta pembinaan keagamaan.

Adapun pemberdayaan ekonomi dilakukan melalui program Patriot Ketahanan Pangan, Peternakan Komunal, dan Kantin Kontainer.

Program Kantin Kontainer, misalnya, memberikan fasilitas usaha dan pendampingan kepada mahasiswa penerima manfaat untuk mengembangkan usaha sekaligus memperoleh tambahan pendapatan guna mendukung kebutuhan pendidikan.

“Selain mendapat bantuan berupa uang, saya juga mendapat skill dan kesempatan langsung untuk bisa berwirausaha. Ke depannya saya ingin memiliki bisnis sendiri setelah lulus kuliah,” ujar Randy Falih Haryando, mahasiswa Institut Teknologi Sumatera (ITERA) sekaligus penerima manfaat Kantin Kontainer ITERA Lampung.

Selain itu, UPZDK menyalurkan bantuan sosial melalui Program Santunan Anak Yatim bersama LAZ Al Azhar.

Secara keseluruhan, program UPZDK Permata Bank Syariah menjangkau 16 provinsi, dengan penerima manfaat terbesar antara lain di Jawa Barat sebanyak 24.454 jiwa, DKI Jakarta 7.604 jiwa, dan Jawa Tengah 2.881 jiwa.

GM Kemitraan LAZNAS IZI, Irfan Zidni menilai kolaborasi dengan UPZDK Permata Bank Syariah menjadi kemitraan strategis untuk memperluas manfaat program dan menghadirkan solusi sosial yang berkelanjutan.

“Sinergi ini tidak hanya berorientasi pada dukungan terhadap suatu program, tetapi menjadi bagian dari upaya bersama untuk menghadirkan solusi sosial yang berkelanjutan dan memberikan dampak nyata,” ujar Irfan.

Rudy menambahkan, kontribusi tersebut merupakan bagian dari upaya Permata Bank untuk membuka akses dan memperluas peluang masyarakat agar tidak hanya terbantu dalam jangka pendek, tetapi juga memiliki bekal untuk membangun masa depan yang lebih mandiri.

Berita Terkini

See More