Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG)|analisa market|FAC Sekuritas

ANALIS MARKET (07/10/2026): Tekanan Jual Mereda, IHSG Diperkirakan Melanjutkan Penguatan

Oleh: Ria

07 Oktober 2026, 08:36
ANALIS MARKET (07/10/2026): Tekanan Jual Mereda, IHSG Diperkirakan Melanjutkan Penguatan

foto: ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian FAC Sekuritas menyebutkan, pada perdagangan kemarin (06/10), IHSG ditutup menguat +74,06 poin (+1,21%) ke level 6.192,93.

Penguatan IHSG ditopang kenaikan saham-saham berkapitalisasi besar seperti BYAN (+9,80%), AMMN (+6,89%), MORA (+7,82%), DCII (+2,54%), GOTO (+6,90%), & ASII (+1,47%).

Kemudian, harga minyak Brent turun sekitar 1,9% ke kisaran US$100 per barel karena pasokan dari Timur Tengah mulai pulih dan negara-negara G7 berkomitmen menambah pasokan dari cadangan strategis.

Harga minyak yang lebih rendah membantu meredakan kekhawatiran inflasi dan tekanan terhadap defisit APBN Indonesia.

Sementara itu, Wall Street tadi malam ditutup menguat, tercermin dari DJIA (+0,49%), S&P 500 (+0,58%), & Nasdaq (+0,45%).

Penguatan tersebut didorong adanya kombinasi yield US Treasury yang mulai mereda, harga minyak yang lebih stabil, serta kembali kuatnya optimisme terhadap investasi AI dan prospek earnings.

Kondisi tersebut membuat investor kembali masuk ke saham teknologi dan AI, terutama semiconductor, hyperscaler, serta perusahaan yang terkait dengan infrastruktur data center.

“IHSG diperkirakan melanjutkan penguatan seiring meredanya tekanan jual dan penurunan yield US Treasury. Investor hari ini akan menantikan rilis data Statistik Cadangan Devisa Indonesia (September 2026),” sebut analis FAC Sekuritas dalam riset Rabu (07/10).

Berita Terkini

See More