See More

21 Oktober 2026, 14:38

21 Oktober 2026, 14:32

21 Oktober 2026, 14:26

21 Oktober 2026, 14:12

21 Oktober 2026, 13:23

21 Oktober 2026, 12:14
Unusual Market Activity (UMA)|Bursa Efek Indonesia (BEI)|LUCY|VKTR|pergerakan harga saham|PT Lima Dua Lima Tiga Tbk|PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk
Oleh: Dadag

foto: ilustrasi (ist)
Pasardana.id - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) tengah mencermati pergerakan harga Saham PT Lima Dua Lima Tiga Tbk (IDX: LUCY) dan PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (IDX: VKTR) terkait pola transaksi efek yang di luar kebiasaan (Unusual Market Activity/UMA).
Di sisi lain, Indeks LQ45 tercatat melemah -0,65% menjadi 526,876. Sedangkan indeks Jakarta Islamic Index (JII) turun -0,74% ke 305,213 dan PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (IDX: VKTR) terkait pola transaksi efek yang di luar kebiasaan (Unusual Market Activity/UMA).
"Pengumuman UMA tidak serta merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang - undangan di bidang Pasar Modal," kata Kadiv Pengaturan dan Operasional Perdagangan BEI, Pande Made Kusuma Ari A., dalam keterangan tertulis, Selasa (20/10/2026).
Sehubungan dengan terjadinya UMA atas perdagangan saham LUCY dan VKTR, BEI meminta para investor untuk memperhatikan jawaban perusahaan tercatat atas permintaan konfirmasi bursa.
Selain itu, Bursa juga menghimbau agar para investor mencermati kinerja perusahaan tercatat dan keterbukaan informasinya, serta mengkaji kembali rencana corporate action perseroan apabila belum mendapatkan persetujuan RUPS, dan mempertimbangkan berbagai kemungkinan yang dapat timbul di kemudian hari sebelum melakukan pengambilan keputusan investasi.
Sekadar informasi, pada penutupan perdagangan sesi I siang ini, Rabu (21/10/2026) saham PT Lima Dua Lima Tiga Tbk (IDX: LUCY) terpantau ditutup melemah -10,00% atau turun -10 point ke harga Rp90 per saham.
Sementara, saham PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (IDX: VKTR) pada jeda siang ini, Rabu (21/10/2026) terpantau melemah -2,97% atau turun -10 point ke harga Rp326 per saham.