ANALIS MARKET (02/10/2026): IHSG Berpotensi Mengalami Penguatan Tipis (Technical Rebound)
Oleh: Ria

foto: ilustrasi (ist)
Pasardana.id – Riset harian Korea Investment and Sekuritas Indonesia (KISI) menyebutkan, Indeks utama bursa Wall Street ditutup kompak menguat tipis pada perdagangan Kamis (01/10), dipimpin oleh S&P 500 (+0,19%), NYSE Composite (+0,15%), Nasdaq (+0,04%), dan Dow Jones (+0,04%).
Pergerakan bursa AS memperlihatkan momentum rebound terbatas di tengah bayangan aksi jual (sell-off) yang kembali menekan pasar obligasi global.
Lonjakan imbal hasil (yield) US Treasury hingga menyentuh level tertinggi dalam beberapa dekade di AS, Prancis, dan Jepang terus mendongkrak biaya pinjaman (borrowing costs) global sekaligus memperbesar kecemasan para pembuat kebijakan.
Sementara itu, dari pasar domestik, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sebelumnya masih tertekan sebesar -1,02%.
Penurunan indeks masih dibebani oleh aksi tekan pada saham GOTO pasca penyesuaian batas harga bawah (price floor) bursa dari Rp50 ke Rp1, serta pelemahan nilai tukar rupiah yang kembali terkoreksi ke kisaran Rp17.963 per USD yang memicu potensi kelanjutan arus modal keluar (capital outflow).
“Secara teknikal, meskipun minor trend IHSG masih berada dalam fase tekanan, pergerakan indeks untuk hari ini berpotensi mengalami penguatan tipis (technical rebound) dengan menguji area support di level 5.960 dan area resistance terdekat di 6.060,” sebut Azharys Hardian - Investment Specialist PT Korea Investment and Sekuritas Indonesia dalam riset Jumat (02/10).
Selanjutnya disebutkan beberapa saham yang bisa menjadi pilihan pelaku pasar diperdagangan hari ini, yaitu:
-EMAS - Trading Buy, Entry Price: 7500-7625, Target Price: 8000, 8375 SL if closed <7300
-DSSA - Trading Buy, Entry Price:1090-1120, Target Price: 1175, 1220 SL if closed <1035
Disclaimer: Tulisan ini bersifat edukasi, bukan ajakan menjual/membeli efek tertentu. Analisa kembali sebelum melakukan keputusan transaksi.





